Takluk di Laga Pamungkas, Iqbal Gwijangge dapat Pelajaran Berharga di Piala Dunia U17
Leo Farhan | 16 November 2023, 23:49 WIB

AKURAT.CO - Kapten Timnas Indonesia U17, Iqbal Gwijangge, mendapat pelajaran berharga di Piala Dunia U17 usai menelan kekalahan di laga pamungkas Grup A melawan Maroko U17.
Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (16/11/2023) malam, Iqbal Gwijangge dan kolega harus menyerah dengan skor 1-3.
Ini adalah kekalahan perdana Iqbal Gwijangge dan rekan-rekan, sebelumnya di dua laga awal Skuad Garuda Muda selalu berhasil menahan imbang lawan-lawannya, Ekuador dan Panama dengan skor 1-1.
"Alhandulillah, dengan hasil seperti ini kami bisa belajar banyak. Mungkin bareng semua pemain juga," kata kapten Timnas Indonesia U17 itu usai laga di Stadion GBT, Kamis (16/11/2023).
"Apalagi karena ini event besar, kita juga pertama kali bisa mengikuti turnamen ini. Saya rasa semua pemain sudah bekerja keras. Kami pun ingin hasil maksimal, kami pun ingin menang, tapi hasil berkata lain."
Walau harus menderita kekalahan di laga penutup grup, pemain dengan tinggi 179cm ini mengapresiasi penampilan rekan-rekannya yang sudah berjuang dengan maksimal.
Pemain tim Barito Putera itu bahkan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas hasil yang kurang maksimal pada laga kali ini. Apalagi, kekalahan ini semakin memperkecil peluang mereka lolos ke babak 16 besar.
"Tapi yang paling penting semua pemain sudah berusaha, dan saya mewakili semua pemain ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat indonesia atas hasil ini," kata Iqbal.
"Mungkin (hasilnya) tidak positif, tapi apa boleh buat, kami sudah bekerja semaksimal mungkin, dan sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya."
Tiga gol Maroko dicetak oleh Anas Alaoui (29’-penalti), Abdelhamid Eit Boudlal (39’), dan Mohamed Hamony (64’). Sedangkan satu-satunya gol Timnas Indonesia U17 lahir dari eksekusi tendangan bebas Nabil Asyura (42’).
Kemenangan ini juga mengantarkan Maroko mampu menempati posisi puncak Grup A dengan koleksi enam poin. Pasalnya, pada laga Grup A lainnya, Ekuador hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Panama.
Hasil itu membuat Ekuador berada di peringkat dua dengan koleksi lima poin. Sedangkan Indonesia dan Panama sejatinya sama-sama mampu mengumpulkan dua poin. Namun, Skuad Garuda Muda berada di peringkat tiga lantaran unggul agresifitas gol dari Panama.
Walau kecil, kans Indonesia untuk melangkah ke 16 besar masih terbuka. Pasukan Bima Sakti masih harus menunggu laga di Grup E antara Korea Selatan (0 poin) vs Burkina Faso (0 poin) dan Grup F antara Selandia Baru (0 poin) vs Meksiko (1 poin).
Indonesia saat ini masih di peringkat empat tim peringkat tiga terbaik di atas Korea Selatan dan Meksiko. Namun, posisi itu akan berubah jika empat tim yang disebutkan di atas mampu meraih kemenangan di laga pamungkas mereka.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






