Mantan CEO Bayern Muenchen: Peringatan Franz Beckenbauer Seharusnya Diadakan di Allianz Arena

AKURAT.CO Para penggemar sepak bola Jerman harus memenuhi Allianz Arena di Munich untuk mengenang kehidupan salah satu pemain hebat Jerman, Franz Beckenbauer, ungkap mantan rekan setimnya dan mantan CEO Bayern Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge, pada hari Selasa (9/1/2024).
Franz Beckenbauer merupakan bintang olahraga pertama Jerman yang mendunia dan berhasil membawa timnya meraih gelar Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih pada 1974 dan 1990.
Sosok Franz Beckenbauer lantas telah menjadi bagian dari tatanan sosial negara tersebut sepanjang kariernya yang sangat sukses baik di dalam dan di luar lapangan selama lebih dari 50 tahun.
"Seluruh dunia sepak bola dan sekitarnya berduka untuk teman kami Franz," ujar Rummenigge, yang pernah bermain bersama Beckenbauer di Bayern Munchen pada tahun 1970-an.
Rummenigge, mantan CEO Bayern Munchen, juga merupakan sosok kapten Jerman Barat di bawah asuhan pelatih Beckenbauer pada Piala Dunia 1986.
Baca Juga: Jadwal Kick Off Indonesia vs Iran Malam Ini, Tidak Ada Siaran Langsung Dilaksanakan Secara Tertutup
"Sebagai ucapan terima kasih dan untuk mengenangnya, FC Bayern harus mengadakan peringatan di stadion yang tidak akan ada tanpa dia," katanya.
Upacara di stadion lantas bukanlah satu-satunya cara untuk mengenang sang "Kaiser", julukan yang ia dapatkan karena gaya bermain dan visi permainannya.
Rekan sesama pemenang Piala Dunia 1974, Bertie Vogts, mengusulkan untuk mengganti nama Piala Jerman menjadi Piala Beckenbauer untuk memastikan kenangannya tetap hidup.
"Mungkin FA Jerman (DFB) harus mempertimbangkan untuk mengganti nama Piala Jerman dengan nama Franz Beckenbauer," kata Vogts kepada surat kabar Rheinische Post.
"Penting agar namanya tidak dilupakan oleh generasi-generasi sepak bola setelahnya," ujarnya.
Lebih jauh tentang sosok Franz Beckenbaurer.
Beckenbauer, yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, meraih 103 caps dan menjadi kapten Jerman Barat saat menjuarai Piala Dunia pada tahun 1974, dua tahun setelah meraih gelar juara Eropa.
Saat masa tuanya ia masih aktif mengepalai komite penyelenggara Piala Dunia 2006 yang diselenggarakan di Jerman.
Sosok Beckenbauer sendiri merupakan bagian dari tim Bayern Munchen yang berhasil memenangkan tiga Piala Eropa secara beruntun pada tahun 1974-76, di antara berbagai gelar lainnya.
Dia menjadi pelatih tim dan presiden klub setelah karier bermainnya, bahkan menjadikan Bayern Muenchen sebagai salah satu merek paling sukses dan berharga di sepak bola Eropa.
Baca Juga: Mengenal Arti Mamat Gunshop, Viral di Medsos hingga Dinotice Ganjar Pranowo
Di bawah kepemimpinan Beckenbauer, Bayern Muenchen bahkan meninggalkan stadion Olimpiade yang sudah tua dan pindah ke Allianz Arena yang dibangun khusus pada tahun 2006.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








