Akurat
Pemprov Sumsel

PSSI Akui Kritik Shin Tae-yong Genjot Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Endarti | 1 Februari 2024, 22:05 WIB
PSSI Akui Kritik Shin Tae-yong Genjot Kompetisi Sepak Bola Indonesia

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali menyadari, bahwa memang kualitas Liga Indonesia masih harus ditingkatkan. Pembenahan Liga Indonesia juga menjadi satu langkah transformasi Indonesia.

Kritik akan kualitas kompetisi Liga Indonesia memang sempat disematkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. 

Shin Tae-yong menilai kualitas kompetisi Liga Indonesia masih kurang baik. Kritik ini dilontarkan usai Shin Tae-yong terhenti membawa Timnas Indonesia di babak 16 besar Piala Asia 2023.

Shin Tae-yong pun menilai bahwa kualitas kompetisi Liga Indonesia akan memengaruhi performa Timnas Indonesia kedepannya

Baca Juga: Shin Tae-yong Diminta Jaga Etika, Iwan Setiawan: Ngomong Aja ke PSSI

Terkait kritikan Shin Tae-yong terhadap kualitas kompetisi Liga Indonesia pun diamini oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali.

Zainudin Amali pun sadar, memang kualitas kompetisi Liga Indonesia masih harus dibenahi. 

“Kami sadar dan harus ada pembenahan yang dilakukan,” ucap Zainudin Amali.

Amali pun mengatakan sejatinya PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator terus melakukan pembenahan untuk kompetisi Liga Indonesia.

Salah satunya dalam penggunaan Video Referee Assitant (VAR) di Liga 1 2023-2024. Hal ini menjadi bentuk transformasi sepak bola Indonesia.

“Februari ini kan ada VAR yang diterapkan di Liga 1 2023-2024. Nah, VAR ini juga menjadi bentuk transformasi sepak bola di Indonesia,” jelas mantan Menpora ini.

Baca Juga: Zainudin Amali Tetap Di INAFOC Meski Tak Lagi Jadi Menpora

Selain itu, Zainudin Amali juga mengatakan PT LIB tengah melakukan pembenahan wasit untuk Liga 1 2023-2024. 

“Saat ini Ogawa sedang menyusun program-program yang tepat untuk mengupgrade kualitas wasit di Indonesia,” tukas Amali.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
R