Tertinggal Lebih Dulu, Pantai Gading Juara Piala Afrika Kalahkan Nigeria di Final

AKURAT.CO, Piala Afrika 2023 akhirnya benar-benar menjadi milik Pantai Gading. Selain sebagai tuan rumah, Pantai Gading menyempurnakan turnamen tahun ini dengan menjadi juara.
Menghadapi tim kuat Nigeria di final Piala Afrika, Minggu (11/2), di Stadion Alassane Outtara, Abidjan, Pantai Gading memberikan kegembiraan kepada para pendukung mereka dengan kemenangan 2-1.
Sukses di partai puncak Piala Afrika ini berjalan dengan situasi yang mendebarkan bagi pendukung tuan rumah. Betapa tidak? Mereka tertinggal terlebih dulu melalui gol sundulan bek Nigeria, William Troost-Ekong, di menit ke-38.
Baca Juga: Piala Afrika: Singkirkan Kongo, Tuan Rumah Pantai Gading Hadapi Nigeria di Partai Puncak
Troost-Ekong menggetarkan jala gawang Pantai Gading melalui sundulan dalam skema sepak pojok. Bola sempat rebound sebelum pemain klub Liga Yunani, PAOK, itu melambungkan bola ke sudut kiri atas gawang lawan.
Setelah 45 menit pertama berlalu dengan keunggulan 0-1 untuk Nigeria, Pantai Gading mendapatkan momentum di menit ke-62. Adalah gelandang Al Ahli yang pernah bermain untuk Barcelona, Franck Kessie, yang menyamakan kedudukan.
Gol balasan yang dicetak Franck Kessie terjadi dengan skema yang tak jauh berbeda dari gol Nigeria. Kessie melakukan sundulan dengan merespons sepak pojok dari sisi kiri pertahanan Nigeria.
Pun demikian, adalah Sebastien Haller yang menjadi pahlawan dalam kemenangan Sang Gajah–julukan Tim Nasional Pantai Gading. Penyerang Pantai Gading kelahiran Prancis ini mencetak gol kemenangan untuk timnya di menit ke-81.
Sebastien Haller melakukannya dengan dingin memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri yang dilepaskan Simon Adingra. Penyerang Borussia Dortmund itu hanya menyentuh bola setengah lambung dari Adingra untuk mengelabui kiper Nigeria.
Baca Juga: Piala Afrika: Pantai Gading dan Afrika Selatan Susul Nigeria dan Kongo ke Semifinal
Skor 2-1 bertahan sampai akhir laga dan Pantai Gading merebut gelar juara Piala Afrika ketiga dalam sejarah partisipasi mereka. Dua gelar sebelumnya terjadi pada 1992 di Senegal dan 2015 di Guinea Khatulistiwa.
Sementara bagi Nigeria kegagalan kali ini membuat gelar Piala Afrika keempat mereka tertunda. Elang Super–julukan Timnas Nigeria–terakhir kali menjadi juara pada 2013 ketika turnamen dihelat di Afrika Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









