Akurat
Pemprov Sumsel

Soal Aksi Brutal Wahyudi Hamisi terhadap Bruno Moreira, PSSI: Kami Berharap Ada Sanksi Berat!

Endarti | 4 Maret 2024, 20:46 WIB
Soal Aksi Brutal Wahyudi Hamisi terhadap Bruno Moreira, PSSI: Kami Berharap Ada Sanksi Berat!
 
AKURAT, PSSI melalui Sekretaris Jenderalnya, Yunus Nusi, angkat suara mengenai aksi brutal pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi, saat menghadapi Persebaya Surabaya.
 
Yunus mengakatakan PSSI tidak menutup mata dan bisa memberikan sanksi berat terhadap aksi tersebut.
 
"Kebetulan saya juga nonton Persebaya lawan PSS Sleman, kami sangat menyayangkan insiden itu," buka Yunus Nusi di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Senin (4/3).
 
 
Aksi kurang terpuji Wahyudi Hamisi memang terjadi di laga Persebaya Surabaya menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (3/3)
 
Dalam laga tersebut, Wahyudi Hamisi tampak melayangkan tendangan ke arah belakang kepala pemain Persebaya, Bruno Moreira.
 
Kejadian tersebut terjadi ketika Bruno terjatuh dan tampak mengerang kesakitan. Namun saat bola mengarah ke arah Bruno Moreira Wahyudi Hamisi yang hendak merebut bola melayangkan sepakan keras ke arah kepala.
 
Kejadian ini sempat membuat sedikit kericuhan karena tindakan Wahyudi Hamisi dinilai membahayakan nyawa Bruno Moreira.
 
Persebaya Surabaya pun melayangkan kecaman terhadap Wahyudi Hamisi. Sebab sebelumnya Wahyudi Hamisi juga bermain kasar di tahun 2018 dengan menekel horor Robertino Pugliara.
 
 
Tekel horor Wahyudi Hamisi membuat karier Robertino Pugliara usai karena mengalami patah kaki.
 
Yunus Nusi mengaku PSSI sudah berkordinasi dengan Komite Wasit sehubungan insiden ini. Bahkan Yunus menilai bisa saja ada evaluasi dan hukuman berat menanti Wahyudi Hamisi.
 
"Kami sudah berkoordinasi dengan Komite Wasit, Pak Rudy. Kami berharap ada evaluasi termasuk juga sanksi berat terhadap pemain," tegas Yunus.
 
Yunus juga ingin para pemain Liga 1 memiliki respek terhadap sesama pemain. Sebab, bisa terjadi kejadian fatal bila sesama pemain tidak ada respek dan berniat mencederai lawan.
 
"Kami melihat di depan wasit kejadian itu terjadi dan berharap ada respek dari pemain jangan sampai saling mencederai karena itu berakibat fatal," tegas Yunus Nusi.
 
"Sudah ada beberapa pemain yang meninggal di Riau, di Persela, dan kami berharap hal ini tidak terulang." 
 
Yunus mengatakan kini PSSI menanti surat keberatan dari Persebaya. Bila surat itu masuk ia akan meneruskan ke Komite Wasit untuk menjadi evaluasi.
 
"Kami kasihan dengan pemain jika tidak terlindungi nyawanya. Pertandingan Persebaya kami jadikan evaluasi dan kami sudah berkoordinasi dengan Komite Wasit. Kami masih tunggu surat keberatan dari Persebaya agar masuk ke ranah komite disiplin," kata Yunus.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H