Akurat
Pemprov Sumsel

Pengamat Sebut Naturalisasi 'Bedol Belanda' Dilakukan karena Shin Tae-yong Malas Pantau Liga 1

Badri | 17 Maret 2024, 20:43 WIB
Pengamat Sebut Naturalisasi 'Bedol Belanda' Dilakukan karena Shin Tae-yong Malas Pantau Liga 1

AKURAT.CO, Kebijakan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang cenderung gandrung merekrut pemain keturunan ternyata tak diterima begitu saja oleh publik. Pengamat sepakbola nasional, Tommy Welly, adalah salah satu yang melontarkan kritik.

Kritik pengamat yang akrab disapa Bung Towel ini didasarkan pada pernyataan Shin Tae-yong yang tak bisa menjamin Timnas Indonesia menang di dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam.

Menurut Bung Towel, Shin Tae-yong tidak tepat bicara demikian mengingat statusnya sebagai pelatih kelas Piala Dunia. Ditambah lagi, pelatih asal Korea Selatan itu mendapat dukungan penuh dari PSSI untuk program naturalisasi.

Baca Juga: Shin Tae Yong Ogah-ogahan Jelang Laga Kontra Vietnam, PSSI Diminta Tegas

“Ini jelas seperti dua frekuensi yang tidak seirama. Kalau cuma ngomong tidak bisa menjamin 100 persen menang dari Vietnam, siapapun pelatihnya pasti bisa (bersikap seperti itu),” kata Bung Towel sebagaimana dipetik dari keterangan resminya.

“Tapi ini kan STY yang katanya kelas dunia dan sudah dibekali PSSI dengan gerbong ‘naturalisasi bedol Belanda’-nya.

“Apalagi dengan entengnya pula Shin Tae-yong menyebut jarak perjalanan pemain naturalisasi dari Eropa ke Jakarta sebagai alasan ketidakyakinannnya. Ini kan aneh.”

Untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam yang bakal berlangsung di Jakarta pada 21 Maret, Shin Tae-yong memanggil sebelas pemain keturunan dan naturalisasi.

Termasuk beberapa pemain yang baru mendapatkan kewarganegaraan seperti Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, dan Jay Idzes.

Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya tidak Bisa Jamin 100 Persen Kita Menang di 2 Pertandingan Lawan Vietnam

Fenomena banyaknya pemain naturalisasi ini, kata Bung Towel, mengindikasikan “malasnya” Shin Tae-yong mengikuti Liga 1 Indonesia untuk mendapatkan pemain lokal.  

"Bisa dibilang, STY terlalu malas untuk nongkrongin pertandingan Liga 1 langsung ke stadion-stadion. Jadi jangan heran, jika tidak ada nama baru dari skuad Timnas yang dipanggil STY menghadapi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026,” kata Bung Towel.

Sebagai catatan, Bung Towel adalah salah satu pengkritik Shin Tae-yong paling keras yang pernah mengusulkan pemecatan pelatih yang memimpin Korea Selatan di Piala Dunia Rusia 2018 itu.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dua kali dengan laga pertama di Jakarta pada 21 Maret dan pertandingan kedua bertandang ke Hanoi pada 26 Maret.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H