Menkumham: Paspor Negara Asal Pemain Naturalisasi sudah Diserahkan ke Pemerintah Indonesia

AKURAT.CO, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas, angkat suara mengenai kabar pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang masih menyimpan paspor negara asalnya meski sudah menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Supratman mengatakan bahwa Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Silmy, Karim telah menjelaskan perihal hal ini.
“Karena itu, sekali lagi terkait dengan keberadaan paspor kan sudah dijawab oleh Dirjen Imigrasi. Sudah clear pernyataan Dirjen Imigrasi,” kata Supratman di Jakarta, Kamis (19/9).
Baca Juga: Menpora Bantah Tuduhan Paspor Ganda Pemain Diaspora Timnas Indonesia
“Bahwa paspor yang bersangkutan sudah diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dalam hal ini Dirjen Imigrasi, terutama yang sudah diambil sumpahnya."
Kabar mengenai para pemain diaspora Timnas Indonesia masih menyimpan paspor lamanya memang sempat berhembus kencang di jagad sosial media.
Isu ini pertamakali diucapkan eks Duta Besar RI untuk Polandia, Peter Gontha. Pada saat yang sama aturan di Indonesia tidak mengenal kepemilikan paspor ganda.
Sementara PSSI di zaman kepemimpinan Erick Thohir setidaknya sudah menaturalisasi 13 pemain keturunan.
Mereka antara lain, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, Thom Haye, Calvin Verdonk, Maarten Paes, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Jordi Amat.
Baca Juga: Menkumham Jadwalkan Pengambilan Sumpah Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Senin Depan di Den Haag
Supratman mengatakan bahwa para pemain Timnas Indonesia dinaturalisasi melalui jalur istimewa. Selain jalur istimewa, ada juga naturalisasi biasa.
Naturalisasi yang dilakukan saat ini untuk Mees Hilgers dan Eliano Reijnders merupakan naturalisasi istimewa.
“Yang kami lakukan terhadap dua pemain itu adalah naturalisasi istimewa. Kenapa naturalisasi istimewa? Karena memang kami memiliki cita-cita supaya Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia,” kata Supratman.
“Ini programnya Presiden Jokowi dan juga program Presiden terpilih Prabowo Subianto. Makanya kami melakukan gerak cepat aas permintaan dari PSSI."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









