Barcelona Tumbangkan Bayern Munchen, Hansi Flick Sukses Atasi Krisis Belanja Pemain?

AKURAT.CO, Kemenangan atas Bayern Munchen membenarkan anggapan sebagian orang bahwa Barcelona di bawah kepelatihan Hansi Flick memiliki suasana yang lebih positif.
Setidaknya jika dibandingkan dengan yang terjadi di era kepemimpinan Xavi Hernandez dua setengah musim lalu.
Hansi Flick sukses membawa Barcelona menghancurkan Bayern Munchen pada pertandingan ketiga Liga Champions 2024-2025.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: Liverpool Tempel Villa di Puncak, Barcelona Jinakkan Munchen
Memimpin Barcelona menghadapi eks klubnya itu di Stadion Olimpic Lluis Companys, Katalunya, Barcelona, Rabu (23/10), Hansi Flick menyaksikan pasukannya menang dengan skor 4-1.
Yang membuat kemenangan atas Bayern Munchen istimewa bagi Flick dan Barcelona bukan saja karena lawan yang dihadapi adalah raksasa Eropa, namun juga dengan komposisi pemain yang dipunyai Flick.
Seluruh dunia tahu bahwa Barcelona sedang berjuang dalam perangkap kesulitan finansial di mana mereka harus melepas pemain seperti Ilkay Guendoyan ke Manchester City musim panas lalu.
"Jika Barcelona punya uang, mereka sudah punya Bernardo Silva, mereka bakal mempertahankan Ilkay Guendogan dan dua pemain itu bakal bermain (bersama)," kata jurnalis terkemuka asal Spanyol, Guillem Balague, sebagaimana dipetik dari BBC.
Pun demikian, kemenangan 4-1 atas Bayern Munchen menunjukkan bahwa Flick bisa mengubah Barcelona yang "sedang miskin" dengan memanfaatkan pemain yang datang dari Akademi La Masia.
Baca Juga: Barcelona Pesta Gol Lawan Sevilla, Hansi Flick Langsung Bersiap Lawan Bayern Munchen
Salah satu yang paling disorot adalah tiga gelandang mereka, yakni Marc Casado, Pedri, dan Fermin Lopez.
Tiga pemain yang baru berusia 21 tahun ini menjadi kunci dalam gol-gol Barcelona ke gawang Munchen-terutama hattrick Raphinha.
"Casado bermain dua kali untuk Xavi musim lalu dan Xavi diberitahu bahwa jika dia sering memasang Casado di tim, dia bakal bertahan," kata Balague.
"Xavi menganggap dia terlalu pendek sebagai seorang gelandang bertahan, tapi dia (bisa) sekarang."
Jalan masih panjang bagi Flick dan Barcelona karena musim baru memainkan kurang dari 15 laga. Namun kemenangan atas Munchen memberikan sinyal positif bagi kebangkitan Blaugrana.
Plus mereka punya ujian terdekat dengan menghadapi rival abadi, Real Madrid, di kandang lawan, Sabtu (26/10).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







