Pau Cubarsi: Saya Sudah Kenal Lamine Yamal Bertahun-tahun, Dia Bisa Menang Ballon D'Or

AKURAT.CO, Seusia dan sama-sama belajar di Akademi La Masia membuat bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, percaya bahwa rekan setimnya, Lamine Yamal, suatu hari akan memenangi Ballon D’Or.
Hal ini disampaikan Pau Cubarsi selepas ia menghadiri malam penghargaan Ballon D’Or 2024 di Paris, Prancis, Senin (28/10), di mana Lamine Yamal dinobatkan sebagai pemain muda terbaik.
“Kini semua orang melihat siapa dia (Lamine Yamal). Tetapi saya sudah mengenal dia bertahun-tahun dan saya kira dia punya kemampuan untuk memenangi (Ballon D’Or),” kata Pau Cubarsi sebagaimana dipetik dari AS.
Baca Juga: Ayah Lamine Yamal: Saya Tahu Putra Saya Bakal Jadi Bintang Sejak Dia Baru Lahir
“Saya kira dia tidak terbatas, dia ada di level yang spektakuler. Anda tidak pernah tahu apa yang akan datang darinya, dia sangat percaya diri.”
Cubarsi dan Yamal adalah pemain Barcelona satu generasi yang sama-sama berusia 17 tahun. Mereka sudah menunjukkan kapasitasnya dengan usia semuda itu ketika mengalahkan Real Madrid di El Clasico, akhir pekan lalu.
Tentang kesuksesannya dan barisan lini belakang Barcelona membuat penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, masuk perangkap off-side delapan kali di El Clasico lalu, Cubarsi menyebutnya sebagai keberhasilan komunikasi.
Sebagai bek tengah yang semakin padu dengan Inigo Martinez, Cubarsi menyebut bahwa panutannya adalah duet legendaris lini belakang Barcelona, Carlos Puyol dan Gerard Pique.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Valencia: Xavi Kembali Andalkan Cubarsi dan Yamal
“Saya berharap saya bisa melakukan keseluruhan karier saya di Barca seperti mereka,” kata Cubarsi. “Meski Gerard sempat sebentar di Manchester United di awal.”
Cubarsi juga memberikan pandangannya tentang polemik Ballon D’Or 2024 yang tak dimenangi oleh penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Ia mengaku tak terkejut Vinicius tak menang dan Ballon D’Or tahun ini menjadi milik gelandang Manchester City dan Tim Nasional Spanyol, Rodri.
“Ada di sepuluh atau 20 teratas Ballon D’Or saja sudah merupakan penghargaan yang baik dan penting bagi pesepakbola untuk ada di sana,” kata Cubarsi.
“Dani Olmo dan saya tidak ada di sana. Saya tidak terkejut Vinicius tidak menang, dia sangat ketat dengan Rodri.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








