Soal Elkan Baggott, PSSI Kembali Tegaskan tak Ikut Campur Kewenangan Shin Tae-yong

AKURAT.CO, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa ikut campur terkait keputusan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang masih enggan memanggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia.
Arya Sinulingga mengatakan bahwa pemilihan pemain ke Timnas Indonesia menjadi hak penuh pelatih.
“Jadi ya kalau Elkan Baggott betul-betul pilihan pelatih,” ucap Arya Sinulingga melalui akun YouTube pribadinya.
Baca Juga: Erick Thohir Sentil Elkan Baggott: Minta Komitmen dan Turunkan Ego untuk Timnas Indonesia!
“Ada yang bilang kalau ada masalah ya damaikan lah. Saya rasa sebagai pengurus sepakbola bukan damai atau apapun, itu urusan pelatih. Kita bingung damaikan yang mana? Ini kan pilihan pelatih."
Elkan Baggott memang masih terpinggirkan dari skuad Timnas Indonesia. Sampai saat ini ia masih belum dilirik kembali oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Juga belum diketahui pasti alasan Elkan Baggott dipinggirkan oleh Shin Tae-yong.
Memang sempat menyeruak kabar bahwa Elkan tak dipanggil oleh Shin Tae-yong karena menolak bergabung ke Timnas Indonesia U-23yang berlaga di Kualifikasi Olimpiade 2024.
Baca Juga: Elkan Baggott tak Juga Dipanggil ke Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Ini Masalah Sensitif!
Sejak saat itu memang Elkan Baggott tidak pernah kembali dipanggil oleh Shin Tae-yong.
Terkait hal ini, Arya mengaku tidak bisa ikut campur. Ia mengatakan pemilihan pemain ke Timnas Indonesia menjadi hak penuh pelatih.
Arya menjelaskan PSSI sudah bekerja sesuai dengan permintaan pelatih ke Timnas Indonesia.
“Kalau sama yang tadi pemain tersedia, tapi tergantung pelatih. Kita punya Eliano, Jens Raven atau Sananta semua ada. Tapi tergantung pelatih, ada Elkan, terserah pelatih bagaimana mereka tersedia," ucap Arya.
“PSSI kasih tahu nih tersedia, siapa yang mau dipilih. Jadi ya kalau Elkan betul-betul (kebutuhan) pelatih."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









