Erick Thohir: Kalau Yuran Fernandes Menyesal Main di Indonesia, Main Saja di Luar Negeri!

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat suara mengenai komentar palang pintu PSM Makassar, Yuran Fernandes, yang menilai sepakbola Indonesia penuh dengan korupsi.
Erick Thohir menegaskan bahwa jika Yuran Fernandes menyesal pernah bermain di Indonesia, sebaiknya hengkang.
“Dia (Yuran Fernandes) sudah meminta maaf. Tapi, kalau dia menyesali, jangan main di Indonesia. Main saja di luar negeri,” ucap Erick Thohir di kawasan Ciputat, Tangerang, Banten, Selasa (6/5).
Baca Juga: PSM Makassar vs Persija Jakarta: Juku Eja Tumbangkan Macan Kemayoran Lewat Gol Nermin Haljeta
Yuran Fernandes memang meluapkan emosinya usai PSM Makassar takluk oleh PSS Sleman di pekan ke-31 Liga 1 Indonesia 2024-2025.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Sabtu (3/5), itu, PSM Makassar takluk dengan skor 1-3.
“Sepakbola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama,” tulis Yuran Fernandes di story Instagramnya.
“Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepakbola serius menjauhlah dari Indonesia.”
Baca Juga: Erick Thohir: Liga Inggris Tim yang Degradasi Sudah Ketahuan, di Liga 1 Lagi Seru-serunya
Yuran Fernandes sendiri sudah mengucapkan permohonan maaf. Namun Erick tidak setuju jika pemain asal Tanjung Verde itu menyebut keburukan kompetisi Indonesia.
“Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di sini. Main di tempat lain saja. Jangan cari makan di sini, berkarier di sini, jelek-jelekin liga kita,” kata Erick Thohir menegaskan.
Erick juga meminta Yuran bicara dengan bukti bila memang menemui kecurangan dalam Liga Indonesia.
“Kecuali kalau dia ada bukti. Kalau ada bukti, dia bilang, 'oh, wasit ini dibayar, pemain ini di bayar, ini di bayar', kita tangkap," ucap Erick.
“Tapi, dia sudah meminta maaf. Tetapi, saya meminta liga (PT LIB) juga bertindak keras kepada liga dan pemainnya. Atau, saya tindak liganya."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








