AKURAT.CO, Persija Jakarta mengurungkan niatnya untuk membangun stadion sendiri. Mereka diminta untuk memaksimalkan Jakarta International Stadium (JIS).
Kabar ini diutarakan oleh Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca. Adalah Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang meminta Persija memaksimalkan JIS sebagai home base.
"Terkait stadion, saya tidak menyangka kalau Pak Gubernur Jakarta (Pramono Anung) memanggil saya," ujar Mohamad Prapanca dalam acara Ngobrol Bareng Persija di Jakarta, Kamis (12/6).
"Jadi ada bahasa 'sudah lah Mas, ngapain bikin stadion, JIS itu untuk Persija. Jadi selama saya jadi Gubernur, manfaatkan itu'."
Prapanca sendiri memang sempat ditanya oleh Pramono soal alasan niatnya membangun stadion baru. Ia menjawab bahwa hal ini tak lepas karena Persija kerap kesulitan bermain di stadion yang berada di Jakarta.
"Pak Gubernur sempat bertanya, kenapa mau bikin stadion sendiri, kan ada JIS dan GBK (Gelora Bung Karno)," kata Prapanca.
"Saya jawab, 'ya kita enggak bisa main di sana. Kita bangga Persija punya dua stadion megah. Tapi Persija tidak pernah bisa main di sini'. Di situlah beliau berjanji bahwa JIS adalah untuk Persija."
Prapanca menegaskan, Pramono sudah berpesan bahwa Persija harus main di JIS dalam 17 laga kandang Liga 1 Indonesia 2025-2026.
Dengan kata lain, mereka punya privilese untuk menggunakan JIS dibandingkan pihak lain.
"Pesan dari Pak Gubernur adalah 17 kali Persija main itu harus tidak terganggu di JIS. Dengan kata lain untuk musim kompetisi 2025-2026, kita ini dapat jaminan untuk didahulukan main di JIS untuk 2025-2026," kata Prapanca.
Namun begitu, Prapanca mengatakan akan ada pekerjaan rumah Persija Jakarta. Di mana mereka harus bisa mengkomersilkan JIS.
"Nah, yang hari ini saya pikirkan sebagai manajemen Persija adalah mengkomersialisasikan JIS. Karena stadion ini kan di Jakarta Utara. Nah ini yang lagi kita diskusikan terus," tukas Prapanca.