FIFA Tolak Permintaan I.League, Suporter Tandang Masih Dilarang di Super League 2025-2026

AKURAT.CO, Kehadiran suporter mendampingi tim kesayangan di laga tandang Super League 025-2026 masih mendapat larangan. Hal ini lantaran FIFA masih menolak permohonan I.League untuk mengizinkan suporter tandang.
Kehadiran suporter tandang memang sudah dilarang oleh PSSI sejak kompetisi Liga 1 musim 2023-2024. Larangan ini tak lepas dari tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 1 Oktober 2022.
Awalnya PSSI melarang kehadiran suporter selama dua musim dengan dalih transformasi sepakbola Indonesia arahan langsung dari FIFA.
Baca Juga: Soal Izin Suporter Tandang, LIB Tunggu Keputusan setelah Bertemu Kepolisian Akhir Mei
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan bahwa FIFA telah membalas surat dari pihaknya terkait permohonan adanya suporter di laga tandang.
Namun isi surat tersebut masih belum membolehkan untuk adanya suporter di laga tandang Super League 2025-2026.
“Semalam I.League sudah berkomunikasi dengan FIFA untuk meminta persetujuan," ujar Ferry dalam acara National Dispute Resolution Chamber (NDRC) di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/8).
Ferry menambahkan bahwa FIFA masih akan melihat sejauh mana upaya dari I.League selaku operator kompetisi sepakbola di Indonesia untuk bisa menghadirkan suporter di laga tandang.
"FIFA masih akan melihat sampai sejauh mana upaya dari I.League untuk menghadirkan penonton. Jadi per hari ini, FIFA masih belum mengizinkan," kata Ferry menjelaskan.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Larangan Suporter Tandang Masih Berlaku di Liga 1 Musim Depan
Namun begitu, Ferry mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bukti kepada FIFA dengan berkerjasama dengan para suporter untuk bersinergi di Super League 2025-2026.
“Kemudian masih ada pendalaman, dan kami akan melakukan edukasi. Kemudian juga akan berinteraksi banyak dengan suporter-suporter untuk bisa mendapatkan, paling tidak bahwa kami sudah baik,” kata pria yang kerap disapa FP ini.
“Kalau sudah baik, nanti kami akan melakukan terobosan kembali dan minta permohonan izin kembali dari FIFA."
Ferry pun menegaskan kemungkinan besar dalam waktu tiga sampai empat bulan kehadiran suporter masih dilarang dalam Super League 2024-2025.
“Masih belum diizinkan, masih seperti yang lalu. Tapi kita akan terus berupaya supaya mendapatkan ruang atau izin dari sana," ungkap Ferry.
"Bisa jadi mungkin 3–4 bulan yang akan datang. Mudah-mudahan sampai putaran pertama."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







