Setelah Indonesia, Muncul Drama Pemecatan Pelatih Timnas Thailand yang Tiba-Tiba

AKURAT.CO Dinamika sepak bola di Asia Tenggara belakangan ini riuh dengan drama. Setelah kabar pemecatan Patrick Kluivert dan masih bergulirnya kasus pemalsuan dokumen naturalisasi 7 pemain timnas Malaysia, Thailand kini menyita perhatian dengan pemecatan pelatih kepalanya, Masatada Ishii.
Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) resmi mengumumkan keputusan pemecatan Ishii pada Selasa (21/10). Menurut Bangkok Post, keputusan itu diambil setelah pertemuan antara Ishii dan komite teknis FAT di markas besar federasi di Bangkok.
Wakil Presiden FAT, Dr. Charnwit Polcheewin, memimpin rapat yang juga dihadiri Sekretaris Jenderal FAT Ekapol Polnawee dan legenda sepak bola Thailand, Piyapong Pue-on.
Menurut pernyataan resmi FAT, keputusan pemecatan diambil setelah melalui proses pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Ishii. Komite teknis menilai bahwa filosofi kerja dan pendekatan manajemen tim pelatih asal Jepang itu tidak sejalan dengan visi jangka panjang federasi.
“Metode kerja dan pendekatan manajemen tim pelatih tidak sesuai dengan arah pengembangan jangka panjang Timnas Thailand,” tulis FAT dalam pernyataannya.
Meski demikian, FAT tetap menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Ishii dalam meningkatkan performa tim nasional, serta mendoakan kesuksesan bagi dirinya dan staf kepelatihannya di masa depan.
Reaksi Ishii: Betapa Tidak Jujur!
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ishii mengaku terkejut dengan keputusan mendadak tersebut.
“Saya dipanggil untuk meninjau dua laga melawan Taiwan. Setelah itu, saya tiba-tiba diberitahu, ‘Kontrak Anda diakhiri hari ini,’” tulisnya, mengacu pada Kualifikasi Piala Asia 2027.
“Sore harinya, keputusan pemecatan diumumkan. Betapa tidak jujurnya orang-orang ini,” tambahnya.
Rekam Jejak dan Alasan di Balik Pemecatan
Masatada Ishii ditunjuk sebagai pelatih Timnas Thailand pada Desember 2023 menggantikan Mano Polking. Dalam 30 pertandingan, ia mencatat 16 kemenangan atau tingkat kemenangan 53 persen—hanya sedikit di bawah rekor Polking yang mencapai 56,7 persen.
Meski sukses membawa Thailand berjaya di level regional, seperti Piala AFF dan King’s Cup, performa di ajang kontinental seperti Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia dianggap belum memenuhi target FAT.
FAT menilai bahwa meskipun Ishii membawa stabilitas dan prestasi di Asia Tenggara, ambisi federasi kini lebih besar: membawa “Gajah Perang” bersaing di level Asia dan dunia. Karena itulah, pergantian pelatih dianggap perlu untuk menyelaraskan tim dengan visi jangka panjang.
Kandidat Pengganti Ishii
FAT memastikan proses pemilihan pelatih baru akan dilakukan secepat mungkin untuk menjaga stabilitas tim menjelang kalender FIFA November 2025, di mana Thailand akan menghadapi Singapura (13 November) dan Sri Lanka (18 November).
Beberapa nama mulai disebut dalam bursa pelatih baru, seperti Kiatisak Senamuang—mantan pelatih timnas yang membawa dua gelar Piala AFF dan kini menjabat Direktur Liverpool Academy Thailand. Ada juga Sasom Pobprasert, pelatih PT Prachuap yang dikenal dengan strategi disiplin dan gaya main pragmatis. Selain itu, Anthony Hudson, Direktur Teknis FAT asal Inggris dan mantan pelatih interim Timnas Amerika Serikat, juga disebut sebagai kandidat kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








