Akurat
Pemprov Sumsel

FIFA Resmi Tolak Banding Malaysia, FAM Mengaku Terkejut dan Pilih Jalur Terakhir ke CAS

Badri | 4 November 2025, 14:21 WIB
FIFA Resmi Tolak Banding Malaysia, FAM Mengaku Terkejut dan Pilih Jalur Terakhir ke CAS

AKURAT.CO, Komite Banding FIFA akhirnya menolak banding yang diajukan Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) sehubungan kasus dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi.

Disiarkan di laman Inside FIFA pada Senin (3/11) malam WIB, induk organisasi sepakbola dunia tersebut mempertahankan sanksi yang digugat oleh FAM.

Adapun sanksi yang dijatuhkan FIFA pada 25 September lalu adalah FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 Swiss Franc dan masing-masing pemain didenda 2.000 Swiss Franc serta larangan beraktifitas dalam sepakbola selama 12 bulan.

Baca Juga: Banding Kasus Pemalsuan Dokumen Sedang Bergulir, Presiden FIFA Dikabarkan Kunjungi Malaysia

Ketujuh pemain itu adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

"Setelah menganalisa pengajuan dan menggelar persidangan, Komite Banding memutuskan untuk menolak banding FAM," tulis FIFA.

"Dan untuk mengonfirmasi sanksi penuh dan sanksi susulan yang diterapkan kepada FAM dan tujuh pemain bersangkutan."

Pun demikian, FIFA masih memberikan FAM kesempatan untuk meminta penjelasan lebih lanjut atas sanksi tersebut selama sepuluh hari sejak putusan diumumkan.

Baca Juga: AFC Bakal Bertindak Pasca Putusan FIFA, Malaysia Terancam Kehilangan Poin di Kualifikasi Piala Asia

Juga tenggang 21 hari kepada seluruh pihak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).

FAM melalui pernyataan resmi Pelaksana Tugas (Plt) Presidennya, Datuk Wira Mohd Yussof Haji Mahadi, merespons dengan mengaku terkejut atas keputusan itu. Mereka langsung mengambil pilihan menggunakan jalur terakhir ke CAS.

"FAM akan menulis kepada FIFA untuk mendapatkan penjelasan penuh serta alasan tertulis mengenai keputusan tersebut sebelum mengambil langkah seterusnya untuk mengemukakan banding ke Mahkamah Timbang Tara Sukan (Court of Arbitration for Sport, CAS)," kata Yussof.

"Ini merupakan kali pertama FAM berhadapan dengan situasi seperti ini, dan pihak pengacara serta pejabat kami amat terkejut dengan keputusan tersebut. Walau bagaimanapun, FAM akan terus teguh memperjuangkan hak para pemain dan kepentingan sepakbola Malaysia di level internasional."

Keputusan FIFA ini kemungkinan besar akan mendatangkan sanksi susulan oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) kepada FAM.

Di antaranya adalah pencabutan poin kemenangan Malaysia atas Vietnam dan Nepal di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Maret dan Juni lalu.

Malaysia mendapat enam poin dari dua laga tersebut dengan mengalahkan Nepal 2-0 dan Vietnam 4-0. Adapun ketujuh pemain yang terlibat tampil di dua laga itu.

Juga kemungkinan akan didiskualifikasi Piala Asia 2027 jika merujuk pada kasus serupa yang pernah terjadi kepada Timor Leste pada 2017.

Ketika itu Timor Leste menggunakan pemain keturunan Brasil yang dokumen kelayakannya ditemui palsu oleh FIFA.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H