Akurat
Pemprov Sumsel

FIFA Sebut Dua Agen dan Sekjen FAM dalam Skandal Pemain Keturunan Malaysia

Kumoro Damarjati | 19 November 2025, 08:38 WIB
FIFA Sebut Dua Agen dan Sekjen FAM dalam Skandal Pemain Keturunan Malaysia


AKURAT.CO FIFA mengungkap temuan baru dalam skandal pemalsuan dokumen pemain keturunan Malaysia dengan menyebut dua agen yang diduga terkait proses penyusunan berkas kelayakan tujuh pemain. Informasi tersebut tercantum dalam laporan Komite Banding FIFA setebal 64 halaman.

Dalam laporan itu, FIFA mencantumkan nama Nicolas Puppo dan Frederico Moraes sebagai pihak yang terhubung pada pembuatan dokumen yang belakangan dinyatakan palsu. Komite menegaskan bahwa penyebutan nama mereka bukan bentuk tuduhan, namun merekomendasikan agar penyidikan diperluas.

FIFA juga menyoroti peran Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman. Ketiga nama tersebut disebut “perlu diteliti lebih dalam” karena berada dalam rantai proses yang menghasilkan dokumen kelayakan palsu.

Menurut FIFA, perluasan investigasi wajib dilakukan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban. Organisasi itu menyebut sanksi berat perlu dipertahankan karena integritas kompetisi internasional telah terganggu akibat penggunaan dokumen palsu dalam registrasi pemain.

Investigasi FIFA menunjukkan bahwa klaim para pemain mengenai asal-usul kakek-nenek yang disebut lahir di Malaysia terbukti tidak benar. Catatan resmi menunjukkan leluhur mereka sebenarnya lahir di Spanyol, Argentina, Brasil, dan Belanda.

FAM telah menskors Noor Azman dan membentuk panel independen untuk melakukan peninjauan internal. Setelah banding mereka ditolak FIFA, FAM kini bersiap mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Penjabat Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima salinan resmi keputusan FIFA dan sedang memulai proses banding untuk mempertahankan integritas proses naturalisasi pemain di Malaysia.

Sebelumnya, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss, yang setara sekitar Rp7,35 miliar, kepada FAM atas penggunaan dokumen palsu.

Ketujuh pemain yang terlibat masing-masing didenda 2.000 franc Swiss, atau sekitar Rp42 juta, serta dijatuhi skors 12 bulan.

Denda itu juga dikaitkan dengan nilai sekitar RM1,8 juta, atau setara Rp7,2 miliar.

Para pemain yang tersandung kasus ini adalah Facundo Garces, Imanol Machuca, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, dan Jon Irazabal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.