Akurat
Pemprov Sumsel

Cetak Sejarah, Persija Luncurkan Buku Fotografi Bertajuk Persija: We Rise Again

Endarti | 26 November 2025, 00:12 WIB
Cetak Sejarah, Persija Luncurkan Buku Fotografi Bertajuk Persija: We Rise Again
 
 
AKURAT.CO, Persija mendobrak menjadi tim pertama di kancah sepakbola Indonesia yang berinovasi dalam mendorong batas kreativitasnya, menegaskan karakter klub yang tak berhenti berkembang. Tim Macan Kemayoran meluncurkan buku fotografi bertajuk Persija: We Rise Again.
 
Bertempat di kantor Persija, Jakarta, Selasa (25/11/2025) peluncuran buku ini menjadi dalam rangkaian merayakan hari jadi ke-97. Buku yang merangkum jejak ketangguhan dan kebangkitan Macan Kemayoran itu berisi 140 foto yang membentang sepanjang 2020–2025.
 
Dalam lima tahun terakhir, Persija menghadapi dinamika yang menuntut evaluasi menyeluruh, penyesuaian strategi, serta upaya berkelanjutan untuk kembali berdiri dengan fondasi yang lebih kuat.
 
 
Mulai dari pandemi Covid-19 yang sempat memaksa roda sepak bola berhenti, menyusun tekad kuat untuk beranjak ke level yang lebih baik lewat tagline To The Next Level, hingga kini Persija menatap usia luar biasa, menuju satu abad, 100 tahun.
 
“Buku ini, PERSIJA: WE RISE AGAIN, adalah rekaman perjalanan itu, kisah tentang tekad, kebersamaan, dan cinta yang tak pernah padam. Setiap foto di dalamnya adalah saksi bahwa Persija bukan sekadar tim sepak bola, melainkan cerminan semangat perjuangan dan komitmen untuk tidak pernah menyerah,” kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca, Selasa (25/11/25).
 
Hal senada diutarakan oleh legenda sekaligus Direktur Teknik Persija, Bambang Pamungkas. Di mana dalam foto-foto yang dikaryakan tersimpan kenangan manis dalam setiap momennya.
 
“Jepretan-jepretan ini adalah bait-bait puisi atas waktu yang terus berlari. Kenangan akan sebuah perjalanan yang akan menempa kita menjadi lebih kuat lagi. Kamera ini memang milik kami, tetapi kisah perjalanan ini tentu milik kita semua,” ucap Bambang Pamungkas.
 
 
Sementara itu, Khairul Imam sebagai fotografer ofisial Persija dan Kukuh Wahyudi sebagai Media Officer Persija sekaligus penulis buku ini, bersyukur PERSIJA: WE RISE AGAIN telah dirilis.
 
“Rangkaian foto dalam buku ini adalah bahasa visual. Lewat rangkaian foto yang telah terkurasi, kami ingin mengajak pembaca melihat perjalanan Persija dari sudut pandang yang lebih dalam. Semoga buku ini dapat menjadi arsip berharga bagi Persija, Jakmania, dan sepak bola Indonesia,” ujar Imam. 
 
“Kami sangat bangga mempersembahkan PERSIJA: WE RISE AGAIN, buku foto yang menegaskan bahwa sepak bola tak melulu urusan pertandingan ke pertandingan, tetapi juga ruang untuk berkarya lewat seni. Semoga terbitnya buku ini bisa ikut berkontribusi dalam memajukan dunia fotografi dan tentunya menjadi stimulus bagi industri sepak bola nasional,” ucap Kukuh.
 
Sementara itu, buku foto PERSIJA: WE RISE AGAIN diterbitkan dalam jumlah terbatas atau berlabel collectible item, yaitu hanya 97 buku, sesuai hari jadi Persija yang ke-97. Di sisi lain, buku ini merupakan edisi perdana dari empat edisi buku atau tetralogi yang akan berujung pada ulang tahun Persija ke-100 pada 2028.
 
“Terbitnya buku foto ini adalah angin segar, ini standart yang harus dimiliki. Ingatan kita terlalu pendek jika hanya di media sosial saja. Semoga sepak bola bergerak ke arah yang terus positif membangun knowladge, seperti yang dilakukan Persija,” kata Peksi Cahyo, kurator buku foto.
 
“PERSIJA: WE RISE AGAIN merawat ingatan Persija dan sepak bola Indonesia,” ucap Andi Ari, desain grafis.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H