Bagaimana Peluang Persija Jakarta Juara Super League? Ini Hitung-hitungan Bambang Pamungkas

AKURAT.CO, Persija Jakarta masih menjaga asa untuk menjuarai BRI Super League 2025-2026 meski saat ini tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang memimpin klasemen sementara.
Macan Kemayoran kini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 51 poin dari 24 pertandingan.
Persija hanya terpaut dua poin dari Borneo FC di posisi kedua dan berjarak enam angka dari Persib.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Persija sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil jarak, bahkan menyalip Persib.
Namun, peluang tersebut belum berhasil dimaksimalkan karena tim ibu kota tersebut kerap kehilangan poin.
Teranyar, Persija harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Borneo FC dengan skor 1-1 pada pekan ke-24 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, 3 Maret 2026.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa hasil tersebut langsung memicu diskusi internal manajemen mengenai peluang tim hingga akhir musim.
“Jadi, ketika terakhir kami seri di kandang kemarin, Pak Panca (Mohamad Prapanca-Direktur Persija) langsung memanggil saya setelah pertandingan untuk berdiskusi. Isi pembicaraannya tidak perlu saya sebutkan,” ujar Bambang dalam acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).
Pria yang akrab disapa Bepe itu menjelaskan Mohamad Prapanca meminta dibuatkan simulasi mengenai kemungkinan perolehan poin Persija dalam sepuluh laga tersisa.
“Dia bilang, ‘coba dibuatkan skema kira-kira sepuluh pertandingan akan bagaimana’. Akhirnya kami buat bersama Pak Panca dengan skema kurang lebih, ‘oh ini akan begini, kita akan menang di sini, mungkin di sana akan seperti ini’, dan sebagainya,” kata Bambang.
Dari simulasi tersebut, Persija memperkirakan persaingan di papan atas klasemen akan berlangsung sangat ketat hingga pekan terakhir kompetisi.
“Pada akhirnya, memang pada pekan ke-34 itu semuanya akan menjadi tipis; perbedaannya satu dan dua poin menurut perkiraan kami. Karena sekali lagi, ini pengamatan saya masih sebatas prediksi, bukan hasil akhir. Jadi, kurang lebih akan seperti itu,” jelasnya.
Meski demikian, Bepe menegaskan bahwa peluang tersebut hanya bisa terwujud jika Persija mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
“Catatannya adalah Persija tidak boleh lagi terpeleset dalam situasi apa pun. Artinya, tidak boleh kalah sama sekali,” tegas Bambang.
Ia menambahkan bahwa pesan tersebut kemudian disampaikan langsung oleh manajemen kepada seluruh tim agar tetap fokus menjalani sisa pertandingan.
“Makanya setelah obrolan itu, Pak Panca mengumumkan kepada tim bahwa kita masih punya peluang asalkan tidak terpeleset,” ujar Bepe.
Bambang juga menegaskan bahwa target utama Persija saat ini adalah memastikan mereka tetap berada dalam persaingan hingga pekan terakhir musim ini.
“Terkait kapan kami akan mengudeta, saya tidak menceritakan detail poin tipis satu atau dua itu posisi kami di mana, kan? Namun bagi kami yang penting adalah semoga di akhir musim, setelah pekan ke-34, kami berada di nomor pertama. Semoga,” katanya.
Sementara itu, Mohamad Prapanca meminta seluruh elemen tim untuk fokus pada performa sendiri tanpa terlalu memikirkan hasil tim lain.
“Saya tidak ingin membahas tim lain, saya ingin fokus pada tim kita. Hal penting yang disampaikan tadi adalah tim harus fokus dan tidak terpeleset dalam hal apa pun,” ucap Prapanca.
“Kalau bisa menyapu bersih semua pertandingan, tentu lebih baik."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









