Gianluigi Donnarumma Mengaku Menangis Setelah Italia Dipastikan Gagal ke Piala Dunia

AKURAT.CO, Kiper Tim Nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, mengaku menangis di malam kekalahan timnya atas Bosnia-Herzegovina pada final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Gianluigi Donnarumma yang berposisi kiper, gagal membawa timnya ke Piala Dunia 2026 selepas Italia kalah adu penalti dengan skor 4-1 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia-Herzegovina, Selasa (31/3/2026).
“Semalam, setelah pertandingan, saya menangis. Saya menangis karena kecewa tidak bisa memimpin Italia ke tempat mereka selayaknya,” tulis Gianluigi Donnarumma di akun Instagramnya sebagaimana dipetik dari BBC.
Donnarumma adalah kapten di laga melawan Bosnia. Kekalahan tersebut juga memperpanjang periode Azzuri gagal ke Piala Dunia menjadi tiga edisi beruntun setelah 2018 dan 2022.
“Saya menangis karena kesedihan besar yang saya rasakan, bersama dengan seluruh tim Azzuri, di mana saya bangga menjadi kaptennya, dan saya tahu kalian, pendukung tim nasional, merasakannya juga,” kata Donnarumma.
Selain sebagai kapten, Donnaruma adalah orang yang paling tahu tentang masa kelam kegagalan Italia ke Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun. Pasalnya, dia sudah mendapatkan debut di skuad utama pada 2016 ketika masih berusia 17 tahun.
Donnarumma yang kini berusia 27 tahun masih berusia 15 tahun ketika Italia tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014 yang merupakan Piala Dunia terakhir yang diikuti negara tersebut.
Sejalan dengan kesedihan tersebut, Kiper Manchester City yang membantu Paris Saint-Germain meraih trigelar musim lalu itu menegaskan bahwa kepahitan kali ini akan menjadi dorongan bangkit ke masa depan.
“Selalu percaya, ini adalah kekuatan penggerak di belakang yang bergerak maju. Karena hidup tahu bagaimana memberikan penghargaan terhadap mereka yang memberikan semuanya, tanpa mundur,” tulis Donnarumma.
“Dan ini adalah di mana kami harus memulai lagi. Bersama. Sekali lagi.”
Italia harus menunggu empat tahun lagi untuk mendapatkan kesempatan ke Piala Dunia 2030. Ketika masa itu datang, Donnarumma akan menjadi pemain yang semakin senior dengan usia yang bakal menginjak 31 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








