PSSI Mulai Gerak untuk Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Erick Thohir Masih Rahasiakan Lawan

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam agenda FIFA Matchday yang berlangsung pada 1 hingga 9 Juni 2026.
Agenda ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding skuad Garuda di level internasional.
Menurut Erick Thohir, PSSI saat ini tengah mematangkan rencana dengan mencari lawan yang tepat untuk menghadapi Tim Merah Putih.
Proses penjajakan sudah berjalan, bahkan federasi telah mengantongi satu calon lawan meski belum bisa diumumkan ke publik.
Ia mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat tiga negara yang telah mengajukan diri untuk menghadapi Indonesia. Dari jumlah tersebut, PSSI baru merespons satu tawaran yang dinilai paling memungkinkan.
“Kalau yang email itu ada tiga dan yang baru dibalas itu satu,” ujar Erick Thohir kepada awak media di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis 16 April 2026.
Meski demikian, Erick menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru mengumumkan identitas calon lawan sebelum adanya kesepakatan resmi yang mengikat kedua belah pihak.
“Saya tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada kepastian hitam di atas putih,” tegasnya.
Sikap hati-hati ini diambil PSSI berkaca dari pengalaman sebelumnya saat rencana uji coba melawan Kuwait batal terlaksana.
Kala itu, pertandingan sempat diumumkan, namun akhirnya tidak jadi digelar karena Kuwait memilih mengikuti turnamen lain.
Kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi federasi agar tidak kembali mengumumkan agenda yang belum sepenuhnya pasti. Erick menegaskan bahwa publik akan segera mendapat informasi begitu semua telah rampung.
“Kalau sudah ada namanya kami kasih tahu. Sekarang baru memberikan tanggapan untuk bilang tanggal ini mereka bisa atau tidak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Erick juga belum dapat memastikan apakah lawan yang akan dihadapi nanti berasal dari negara kuat atau tidak. Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari PSSI.
“Saya enggak bisa bicara, kita tunggu,” tambahnya.
Di sisi lain, terdapat indikasi bahwa calon lawan Timnas Indonesia kemungkinan bukan berasal dari kawasan Eropa. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan tim pelatih untuk lebih memahami karakter permainan tim-tim Asia.
Pelatih kepala John Herdman disebut masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer dan gaya permainan di kawasan tersebut. Selama ini, Herdman lebih banyak berkiprah di luar Asia.
“Belum. Saya rasa Coach John Herdman masih perlu beradaptasi dengan sistem pertandingan yang ada di Asia,” ujar Erick.
Ia menambahkan, latar belakang Herdman yang berasal dari zona berbeda menjadi pertimbangan penting dalam menentukan lawan uji coba agar proses adaptasi berjalan optimal.
“Jadi kasih kesempatan Coach John berkonsolidasi,” pungkas Erick Thohir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








