Mengaku Alami Perlakuan Rasis dari Marc Klok, Ini Penjelasan Henri Doumbia

AKURAT.CO, Isu sensitif mewarnai lanjutan kompetisi BRI Super League 2025-2026. Penyerang Bhayangkara FC, Henri Doumbia, menegaskan tetap pada pendiriannya terkait dugaan perlakuan rasial yang ia alami dalam pertandingan kontra Persib Bandung.
Laga yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Banda Lampung, pada 30 April 2026 itu kini menjadi sorotan. Henri Doumbia menyebut dirinya mendengar ucapan yang dianggap tidak pantas dari kapten Persib, Marc Klok, di tengah jalannya pertandingan.
Melalui pernyataan resminya di akun Instagram, Selasa (5/5/2026), Henri Doumbia mengungkapkan bahwa ia menyampaikan klarifikasi atas polemik yang sudah ramai dibicarakan publik. Ia menegaskan langkah yang diambil bukan tanpa pertimbangan.
“Setelah pertandingan pada 30 April, saya ingin menyampaikan pernyataan terkait situasi yang telah dibahas secara publik,” ujar Doumbia.
Pemain asal Pantai Gading itu mengaku mendengar langsung komentar yang dinilainya tidak pantas saat pertandingan berlangsung. Ia pun memilih melaporkan kejadian tersebut sebagai bentuk tanggung jawab profesional.
“Selama pertandingan, saya mendengar sebuah komentar yang saya anggap tidak pantas. Saya melaporkannya dengan itikad baik, sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain profesional,” katanya.
Doumbia menekankan bahwa dirinya tidak akan mengangkat isu serius seperti ini tanpa alasan yang jelas. Ia memastikan keyakinannya atas apa yang didengar di lapangan.
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya. Saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius,” tegasnya.
Meski begitu, ia juga menyadari adanya perbedaan versi dalam insiden tersebut. Doumbia menyebut telah menempuh jalur yang sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk menyampaikan laporannya.
“Saya memahami bahwa terdapat perbedaan versi mengenai kejadian ini. Saya menghormati bahwa setiap pihak dapat memiliki pandangan yang berbeda, dan saya telah menyampaikan pengalaman saya melalui jalur yang tepat,” tuturnya.
Menariknya, Doumbia mengaku kejadian ini menjadi yang pertama sepanjang karier profesionalnya. Ia menyebut selama berkarier di berbagai negara, dirinya selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan rasa hormat.
“Sepanjang karier saya, saya telah bermain di berbagai negara dan lingkungan, dengan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai rasa hormat, profesionalisme, dan integritas. Saya belum pernah terlibat dalam situasi seperti ini sebelumnya,” ungkapnya.
Kendati demikian, Doumbia tetap menunjukkan sikap respek kepada Persib Bandung dan Marc Klok. Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk memperkeruh suasana ataupun menciptakan konflik berkepanjangan.
“Di saat yang sama, saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak ingin menciptakan konflik atau perpecahan. Sepakbola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Doumbia memilih untuk tidak lagi memberikan komentar tambahan di ruang publik. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang sesuai regulasi yang berlaku.
“Saya percaya bahwa jika diperlukan, proses peninjauan akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya tidak akan memberikan komentar lebih lanjut secara publik,” imbuhnya.
Kini, fokus Doumbia kembali diarahkan pada performanya bersama Bhayangkara FC. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan klub di tengah situasi yang sedang dihadapinya.
“Fokus saya tetap pada tanggung jawab profesional saya dan memberikan yang terbaik untuk klub saya. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada klub saya atas dukungan dan kepercayaan mereka,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







