Akurat Logo

Toni Kroos: Dua Musim Tanpa Gelar Tak Bisa Diterima untuk Real Madrid, Titik!

Hervin Saputra | 12 Mei 2026, 13:37 WIB
Toni Kroos: Dua Musim Tanpa Gelar Tak Bisa Diterima untuk Real Madrid, Titik!
Eks gelandang Real Madrid dalam salah satu forum. X/FCBayernTurkish

AKURAT.CO, Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, menegaskan bahwa dua musim tanpa gelar untuk mantan klubnya tidak bisa diterima. Kroos juga menyebut bahwa kegagalan Madrid merupakan dampak situasi di ruang ganti.

“Dua musim tanpa memenangi (gelar) tidak bisa diterima di Madrid, titik. Hasil di lapangan berawal dari buruknya hubungan di dalam tim,” kata Toni Kroos di saluran Luppen sebagaimana dipetik dari AS.

Pernyataan tersebut disampaikan Toni Kroos sejalan kekalahan Real Madrid atas Barcelona di pekan ke-35 La Liga Spanyol 2025-2026, Minggu (10/5/2026), atau Senin dini hari WIB.

Los Blancos kalah 0-2 dalam laga di kandang Barcelona sekaligus memastikan gelar La Liga menjadi milik tuan rumah dengan perayaan di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol.

Dalam analisanya, Kroos menyebut Madrid tidak cukup modal untuk bisa memenangi El Clasico terakhir musim ini tersebut. Bahkan, kata Kroos, pemain Madrid seakan sudah menerima kekalahan sebelum pertandingan.

“Mereka mungkin termotivasi untuk memenangi El Clasico, tetapi itu tidak cukup,” kata gelandang asal Jerman itu.

“Kekalahan sudah diterima bahkan sebelum (laga) dimulai. Saya kira mereka sudah bersiap untuk hasil ini sebelum pertandingan. Babak kedua lebih seimbang, tetapi mereka tidak mencetak gol. Begitu saja, selamat untuk Barca.”

Madrid kalah di El Clasico dengan gol tendangan bebas Marcus Rashford di menit kesembilan dan Ferran Torres di menit ke-18. Tentang gol Rashford, Kroos membela kiper Madrid, Thibaut Courtois.

“Anda tidak bisa bilang Courtois seharusnya berbuat lebih,” ucap Kroos.

“Itu adalah serangan yang bagus dalam ruang yang sangat sempit. Dia (Courtois) mengambil satu langkah ke tiang gawang, tetapi Anda tidak bisa menyalahkan dia karena gol (Rashford).”

Sebagaimana dikatakan Kroos, Madrid dua musim sama sekali tak meraih gelar. Laga melawan Barcelona sejatinya adalah peluang terakhir meraih gelar di musim ini.

Madrid harus rela melihat Barcelona menjadi juara La Liga dengan selisih 14 poin di mana mereka berada di posisi kedua. Sisa tiga laga tidak lagi cukup bagi Madrid untuk bisa melengserkan kedudukan Blaugrana.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.