Akurat Logo

Ramai-ramai Ingin Neymar ke Piala Dunia 2026, Sepenting Apa 'Ney' untuk Timnas Brasil?

Hervin Saputra | 19 Mei 2026, 15:37 WIB
Ramai-ramai Ingin Neymar ke Piala Dunia 2026, Sepenting Apa 'Ney' untuk Timnas Brasil?
Pemain Tim Nasional Brasil, Neymar, dalam sesi latihan bersama Santos menjelang laga melawan Coritiba di Sao Paulo, Brasil, Minggu (17/5/2026). X/Santos FC

AKURAT.CO, Carlo Ancelotti harus meminta maaf terhadap sejumlah pemain yang tak dipanggilnya ke skuad Tim Nasional Brasil untuk Piala Dunia 2026. Permintaan maaf tersebut disertai dengan menyebut nama-nama pemain bersangkutan.

Bento, Hugo Souza, Andrey Santos, dan Joao Pedro adalah beberapa di antara pemain yang kepada mereka Carlo Ancelotti merasa mesti meminta maaf. Pada saat yang sama, Pelatih Timnas Brasil asal Italia itu memanggil satu nama: Neymar.

Nama Neymar harus dikaitkan di sini karena sejatinya pemain berposisi sayap ini dalam kondisi yang tidak lebih baik dari sisi penampilan di klub jika dibandingkan dengan Joao Pedro yang bersaing untuk posisi yang sama.

Musim ini, Neymar hanya bermain di 15 pertandingan dengan sumbangan enam gol di level klub bersama Santos. Bandingkan dengan Joao Pedro yang tampil di 49 pertandingan dengan koleksi 20 gol bersama Chelsea.

Daftar Pemain Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. X/CBF

Pun begitu, tampaknya sulit bagi Carlo Ancelotti tak membawa Neymar. Karena publik Brasil, termasuk tokoh-tokoh sepakbolanya, menginginkan Neymar diangkut ke Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Kanada-Meksiko-Amerika Serikat.

Mulai dari legenda Brasil juara Piala Dunia 2002, Ronaldo ‘Fenomeno’, eks pemain Manchester United, Anderson, sampai mantan anak asuh Ancelotti semasa membesut Real Madrid, Marcelo dan Casemiro, ingin Neymar tampil di Piala Dunia.

Mengapa Neymar Penting?

Tak ada yang lebih tahu sepakbola Brasil dari orang Brasil sendiri. Jika orang seperti Ronaldo berpendapat bahwa Selecao harus membawa Neymar ke Piala Dunia tahun ini, itu berarti memang sang pemain sangat vital bagi tim lima kali juara dunia itu.

Casemiro menyebut Neymar hanya berada di belakang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Neymar, kata gelandang Manchester United, itu, adalah tipe pemain yang bisa mengubah keadaan yang tidak dimiliki Brasil pada pemain lain.

“Dia bisa mengubah permainan, menurut opini saya kami tidak punya pemain seperti itu saat ini,” kata Casemiro dalam program bincang dengan legenda Manchester United, Rio Ferdinand.

Dari pernyataan Casemiro, bisa terlihat bahwa memasukkan Neymar ke Timnas Brasil berarti pula memiliki simbol pemain terbaik yang layak dimiliki oleh tim-tim besar yang bertarung untuk menjadi juara di Piala Dunia.

Bahkan Kapten Timnas Argentina yang juga rekan setim Neymar semasa membela Barcelona, Lionel Messi, berharap kawannya tersebut berada di Piala Dunia tahun ini.

Lionel Messi dan Neymar berpelukan saat berhadapan dalam salah satu pertandingan tim nasional.

“Akan menyenangkan melihat dia di Piala Dunia, karena dia berarti untuk Brasil dan sepakbola. Saya berharap dia ada di sana, tetapi saya tidak bisa obyektif, karena dia selalu harus ada di sana,” kata Messi.

“Saya tidak bisa obyektif, Neymar teman saya.”

Ancelotti sendiri beberapa hari sebelum mengumumkan skuad final Brasil untuk Piala Dunia 2026 menyebut bahwa keputusan mengangkut Neymar tergantung pada sang pemain yang bersangkutan. Terutama dari sisi kebugaran.

Pada hari pengumuman skuad, Senin (18/5/2026), Ancelotti menegaskan bahwa ia memanggil Neymar bukan hanya untuk menjadi pemain pengganti. Namun, ia tak menjamin sampai berapa lama Neymar berada di timnya.

“Kami memilih Neymar bukan karena kami anggap dia akan menjadi pemain pengganti yang bagus, tetapi karena dia bisa membawa kualitasnya ke tim, bahkan jika dia hanya bermain satu menit,” kata Ancelotti.

“Kami memilih para pemain karena kami yakin mereka akan membantu. Sampai kapan? Saya tidak tahu.”

Tahun ini Neymar sudah berusia 34 tahun. Dan Piala Dunia yang akan digelar pada Juni-Juli mendatang akan menjadi Piala Dunia keempat dan bisa jadi yang terakhir bagi pemain dengan sapaan Ney tersebut.

Tampaknya, Ancelotti ingin memberikan kesempatan terakhir sebelum status Neymar sebagai simbol sepakbola Brasil memudar digantikan pemain generasi yang lebih muda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.