Akurat Logo

Swiss vs Aljazair: Menang 2-0, La Nati Jaga Tradisi Lolos 16 Besar 4 Edisi Beruntun

Dian Eko Prasetio | 3 Juli 2026, 13:08 WIB
Swiss vs Aljazair: Menang 2-0, La Nati Jaga Tradisi Lolos 16 Besar 4 Edisi Beruntun
Pemain Tim Nasional Swiss saat merayakan salah satu gol yang mereka cetak ke gawang Aljazair di babak 32 besar kontra Aljazair diStadion BC Place Vancouver, Vancouver, Kanada, Kamis (2/7/2026) atau Jumat dini hari WIB. X/FIFAcom

AKURAT.CO, Tim Nasional Swiss melenggang mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 tanpa hambatan.

Menghadapi Aljazair pada babak 32 besar di Stadion BC Place Vancouver, Vancouver, Kanada, Jumat (3/7) WIB, Swiss sukses menyudahi perlawanan wakil Afrika tersebut dengan kemenangan meyakinkan dua gol tanpa balas.

Dua gol kemenangan skuad asuhan Murat Yakin masing-masing tercipta lewat start kilat di awal babak pertama melalui Breel Embolo, serta gol cepat pasca-jeda yang dilesakkan oleh Dan Ndoye.

Hasil impresif ini sekaligus menegaskan dominasi Swiss yang sukses menjaga tradisi selalu lolos ke babak 16 besar dalam empat edisi Piala Dunia secara berturut-turut.

Di fase berikutnya, Granit Xhaka dan kolega akan tetap bertahan di Vancouver untuk menanti pemenang duel antara Kolombia vs Ghana pada 7 Juli mendatang.

Pertandingan ini sejatinya sarat akan bumbu taktis yang emosional. Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, bukanlah orang asing bagi Swiss karena ia merupakan mantan juru taktik yang menakhodai La Nati pada medio 2014-2021 silam.

https://www.akurat.co/bola/868518/piala-dunia-2026-taktik-psywar-pelatih-kanada-gagal-total-swiss-segel-juara-grup-b

Namun, Swiss asuhan Murat Yakin tidak butuh waktu lama untuk merusak reuni sang mantan. Laga baru berjalan sepuluh menit, Johan Manzambi melakukan aksi tusukan impresif ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan umpan tarik matang dari garis akhir.

Breel Embolo yang berdiri bebas di area six-yard box dengan dingin mencocor bola untuk membawa Swiss memimpin 1-0.

Meski digempur habis-habisan, Aljazair sempat menunjukkan tanda-tanda perlawanan dan berhasil menjaga skor tidak bertambah hingga peluit turun minum dibunyikan.

Petkovic tentu berharap bisa memberikan suntikan motivasi di ruang ganti demi membalikkan keadaan.

Alih-alih bangkit, rencana taktis Aljazair justru langsung berantakan di awal paruh kedua. Kurang dari satu menit setelah babak kedua dimulai, lini belakang Aljazair melakukan kesalahan fatal dalam mengantisipasi bola.

Rafik Belghali berniat melakukan sapuan, namun bola justru jatuh tepat di hadapan Dan Ndoye yang berada di dalam kotak penalti.

Dengan ketenangan luar biasa, Ndoye mengontrol bola sejenak sebelum melepaskan sepakan terukur yang melewati jangkauan kiper Aljazair, Luca Zidane. Skor berubah menjadi 2-0.

Membalikkan ketertinggalan dua gol dari Swiss saat ini ibarat mendaki gunung yang terjal bagi Aljazair.

Skuad La Nati datang ke laga ini dengan rekor mengerikan, di mana mereka hanya menelan satu kekalahan dari 17 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Benar saja, di sisa waktu pertandingan, Aljazair sama sekali tidak mampu keluar dari tekanan. Rapat dan solidnya barisan pertahanan Swiss membuat serangan The Fennec Foxes selalu patah sebelum sempat mengancam gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Swiss, memastikan langkah Aljazair terhenti.

Sekaligus mengukuhkan posisi Swiss sebagai salah satu kekuatan yang konsisten di panggung sepakbola dunia.

Swiss 2-0 Aljazair

Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026

Stadion BC Place Vancouver, Vancouver, Kanada/Jumat, 3 Juli 2026.

Wasit: Yael Falcón Pérez (Argentina)

Gol: Breel Embolo (10), Dan Ndoye (46)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.