Akurat Logo

Donald Trump: FIFA Melakukan Kesalahan Jika Melengserkan Gianni Infantino

Hervin Saputra | 11 Agustus 2026, 20:41 WIB
Donald Trump: FIFA Melakukan Kesalahan Jika Melengserkan Gianni Infantino
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam satu pertemuan.

AKURAT.CO, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya bicara soal polemik usaha pelengseran Gianni Infantino dari jabatan sebagai Presiden FIFA. Melengserkan Infantino, kata Trump, adalah kesalahan.

“FIFA akan melakukan kesalahan jika, untuk alasan apapun, mereka mempertimbangkan untuk mengganti Gianni Infantino,” tulis Donald Trump di akun media sosialnya sebagaimana dipetik dari BBC.

Pernyataan Donald Trump ini memiliki “gema” karena ia adalah salah satu sekutu dekat Gianni Infantino. Hubungan keduanya terjalin dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di mana AS adalah salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko.

Infantino bahkan menganugerahkan Trump penghargaan FIFA Peace Prize pada awal Desember 2025. Penghargaan FIFA Peace Prize untuk Trump tersebut adalah yang pertama kali diselenggarakan.

Adapun upaya pendongkelan Infantino diserukan oleh sejumlah konfederasi seperti UEFA (Eropa), Concacaf (Amerika Utara-Tengah dan Karibia), serta AFC (Asia).

Pangkal soalnya adalah aksi Infantino yang memunculkan proposal penjualan saham Piala Dunia ke pihak swasta. Proposal yang dilakukan melalui FIFA Forward Enterprise (FFE) tersebut dinilai telah melanggar “kesucian” independensi FIFA.

https://akurat.co/bola/881297/penentang-atau-pendukung-gianni-infantino-siapa-lebih-banyak-ini-petanya

FFE sendiri sejatinya punya hubungan dengan Trump. Karena investasi untuk FFE dilakukan oleh perusahaan bernama Thrive Eternal yang dipimpin oleh saudara laki-laki menantu Trump, Joshua Kushner.

Joshua Kushner adalah saudara Jared Kushner yang merupakan suami putri Trump, Ivanka Trump.

Namun demikian, Trump sendiri mengaku tidak bicara dengan Infantino ketika ia diminta komentar soal FFE pada akhir Juli lalu. Hanya saja, Trump mengisyaratkan bahwa Infantino adalah figur yang bagus untuk bisnis FIFA.

“Dia fantastis, baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali, yang pernah digelar. Jika dia pergi, (Piala Dunia) tidak akan pernah sukses atau menguntungkan lagi,” kata Trump.

Sungguh pun demikian, dukungan Trump terhadap Infantino belum terlalu jelas. Secara pribadi sang presiden menyatakan dukungannya terhadap Infantino namun belum tentu demikian dalam hal institusi.

Pada saat yang sama, Federasi Sepakbola AS (USSF) mengambil posisi tegas menentang Infantino sejalan dengan sikap konfederasi mereka, Concacaf.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.