Deklarasikan Dukungan, Ribuan Kiai, Ulama, Hingga Masyarakat se-DIY Siap Menangkan Ganjar-Mahfud

AKURAT.CO Ribuan kiai, ulama, tokoh masyarakat, santri, serta masyarakat se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatasnamakan Jaringan Ganjar-Mahfud Nusantara (JAGA-NU) Provinsi DIY mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Selasa (16/1/2024).
Hal ini untuk menyukseskan dan mendorong pemenangan Ganjar-Mahfud pada kontestasi pemilu 2024. Deklarasi yang dibalut kegiatan doa bersama itu dihelat di Pondok Pesantren An Nur, Ngrukem, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.
Pembina JAGA-NU DIY, KH Yasin Nawawi mengungkapkan dalam menghadapi tantangan Indonesia di masa depan yang semakin kompleks, dibutuhkan pemimpin bangsa yang berkarakter, visioner, dan berintegritas kuat.
Baca Juga: Siasati Larangan Impor, Apple Hapus Fitur Oksigen Darah di Watch Series 9 dan Watch Ultra 2
Pasangan Ganjar-Mahfud dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk menjawab tantangan Indonesia ke depan yang bersih, adil, dan makmur termasuk masalah kemunduran demokrasi yang semakin menguat.
"Mendukung dan siap memenangkan pasangan H. Ganjar Pranowo dan Prof. H. Mahfud MD menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada Pemilu 2024," begitu isi deklarasi yang dipimpin KH Yasin Nawawi.
Doa bersama dan deklarasi untuk Ganjar-Mahfud dihadiri oleh Para Kiai Pengasuh Pondok Pesantren, Pengasuh Majelis Taklim dan Kiai Kampung dari lima Kabupaten/Kota di DIY.
Dalam memilih seorang presiden dan wakil presiden jangan hanya karena fanatik terhadap suatu golongan, tetapi harus dilihat dari kecakapan, sikap jujur, amanah merakyat dan agamis. Sebab, presiden adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: 4.438 Calon Jemaah Haji Sudah Lunasi Bipih
"Keduanya merupakan perpaduan dua calon yang memiliki karakter sangat bagus antara kelembutan dan ketegasan, perpaduan antara administrator yang cakap dan penegakan hukum yang kuat," jelas dia.
KH Yasin mewakili para Kiai yang hadir juga berharap agar para pejabat dan aparat untuk dapat menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu 2024 kali ini.
Banyak indikasi yang terjadi di akar rumput menampakkan ketidaknetralitas para pejabat publik. Ini sangat berbahaya di masyarakat karena akan menyebabkan rusaknya proses demokrasi di Indonesia.
“Mari semua elemen bersatu khususnya para Kiai, Ulama, Tokoh masyarakat kita jadikan pemilu 2024 ini sebagai pesta demokrasi yang bersih, adil, jujur dan bermartabat,” tutup KH Yasin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








