Akurat
Pemprov Sumsel

HEBOH Diduga Korban Pemerkosaan, Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Penuh Luka di Gua Buton Selatan

Sulthony Hasanuddin | 28 Februari 2024, 16:50 WIB
HEBOH Diduga Korban Pemerkosaan, Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Penuh Luka di Gua Buton Selatan

AKURAT.CO Bocah perempuan yang diindentifikasi berusia 6 tahun ditemukan tewas tanpa busana di dasar jurang Desa Kaofe, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada akhir pekan lalu.

Diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Baubau, AKP Abdul Rahmad bahwa korban diduga mengalami tindak penganiayaan.

"(Dugaan sementara) Masih penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," tuturnya, dikutip Rabu (28/2/2024).

Baca Juga: Sejumlah Pemain Manchester United Meminta Libur usai Kalah dari Fulham di Old Trafford

Dugaan penganiayaan berdasarkan hasil visum luar di tubuh korban, kata Rahmad, dengan terdapat beberapa luka di tubuh bocah tersebut.

Meskipun begitu, hingga saat ini polisi masih mengumpulkan bukti cukup untuk memastikan penyebab kematian korban. Rahmat mengatakan pihaknya sudah melakukan proses autopsi di RS Bhayangkara Kendari.

"Kami masih menunggu hasila autopsi untuk memastikan hal tersebut. Untuk proses autopsi dilakukan Tim Forensik RS Bhayangkari Kendari," jelasnya.

Sebelumnya saat visum awal, sudah ditemukan sejumlah luka pada kepala, dada vagian kanan dan alat vital yang rusak pada korban.

Baca Juga: Profil Harun Masiku, Eks Kader PDIP yang Jadi Buronan KPK Sejak 2020

Korban yang diketahui bernisial S itu ditemukan tewas di dasar jurang dengan tubuh terhimpit di celah batu cadas yang ditutupi batu dengan tanpa busana.

Saat ditemukan hanya terlihat tangan dan kaki korban yang akhirnya ditemukan oleh warga.

Dari temuan awal, diduga kuat korban yang masih duduk di bangku TK merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Diketahui, ayah korban menuturkan bahwa anaknya sempat hilang sejak Kamis pekan lalu hingga pihak keluarga mengunggah kabar hilangnya S di media sosial namun hasilnya nihil.

Baca Juga: NBA Hari Ini: Berjaya di Kandang Bulls, Detroit Pistons Hentikan Tren 6 Kekalahan Beruntun

"Sudah tidak pulang sejak hari Kamis, tapi saya pikir tidur di rumah kakaknya karena kebiasaannya selalu seperti itu," tuturnya.

Menurut pengakuan ayah korban, S tinggal bersama ibu angkatnya dan memiliki kebiasaan selalu bermalam di rumah kakaknya bahkan hingga satu pekan.

Namun, pada Sabtu malam saat kembali menanyakan keberadaan korban kepada kakak angkatnya hasilnya di luar dugaan.

Baca Juga: Sedang Dipelajari Hamas, Berikut Isi Draf 11 Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Selama 40 Hari yang Disetujui Israel

Keluarga yang khawatir akhirnya memutuskan untuk melaporkan hilangnya S ke Polsek Kadatua.

Tiga desa yang berada di sekitar korban terakhir terlihat ikut serta dalam pencarian S.

Kapolsek Kadatua, IPDA La Ode Muhammad Wahid mengatakan 3 desa tersebut melakukan penyisiran mulai dari jalan raya hingga ke arah laut.

Dalam pencarian ada sekelompok anak muda yang dipimpin oleh pria berinisial A menemukan mayat pada sebuah goa di dasar jurang.

Baca Juga: Korea Selatan dan Amerika Serikat akan Menggelar Latihan Tahunan Militer, Berfokus pada Ancaman Nuklir Kim Jong Un

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.