Kementerian PUPR Segera Bangun 200 Rumah untuk Korban Banjir Bandang Sumbar

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 200 unit rumah untuk warga yang rumahnya rusak atau tidak bisa ditinggali akibat dampak banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumatra Barat.
"Kementerian PUPR sudah menyiapkan 200 unit rumah untuk segera dibangun di lokasi relokasi," kata Kepala BNPB, Suharyanto, di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (16/5/2024).
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB usai penyerahan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertahanan bagi korban terdampak banjir bandang di kawasan Bandara Internasional Minangkabau.
Terkait pembangunan rumah tersebut, pemerintah daerah masih melakukan survei lokasi yang cocok atau aman. Sebagai salah satu upaya mengantisipasi terjadinya banjir lahar dingin susulan.
Baca Juga: Kementerian PUPR Rehabilitasi 100 Rumah Tidak Layak Huni di Manokwari
"Sudah ada beberapa lokasi alternatif. Mudah-mudahan besok lusa sudah tahu atau jelas di mana akan dibangun," kata Kepala BNPB.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah secara maraton akan menyeimbangkan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.
Juga penanganan bagi pengungsi hingga pembangunan fasilitas tempat tinggal baru kepada penyintas banjir.
Kepala BNPB juga memastikan bahwa selama dua pekan ke depan berbagai kebutuhan logistik penyintas banjir bandang dapat terpenuhi.
Diberitakan Antara, hingga Kamis siang, BNPB melaporkan sebanyak 67 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024) malam.
Baca Juga: Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Usulkan Pelebaran Jalan Palembang-Betung ke Kementerian PUPR
Selain itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang bersama jajaran TNI dan Polri serta para relawan masih berjibaku mencari keberadaan 20 warga yang belum ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









