Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur: 10.295 Jiwa Terpaksa Mengungsi

AKURAT.CO Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu malam, 3 November 2024, sekitar pukul 23.57 WITA.
Kepala Pusat Data Informasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan, status gunung tersebut telah dinaikkan dari level 3 menjadi level 4, yang mengharuskan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 7 kilometer dari puncak gunung demi keselamatan.
Erupsi ini tidak hanya menyemburkan abu vulkanik tetapi juga material berbahaya seperti batu pijar yang dapat merusak bangunan dan kendaraan.
Beberapa kendaraan warga mengalami kerusakan parah akibat pecahan kaca, dan lontaran batuan panas mengakibatkan kebakaran pada objek yang mudah terbakar di sekitar lokasi.
Baca Juga: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Penjualan Aset Pemkab Kutai Timur di Jakarta Selatan
Saat ini, sekitar 2.734 kepala keluarga atau sekitar 10.295 jiwa terdampak erupsi. Pemerintah daerah bersama BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas telah mempersiapkan dua desa, yakni Duli Pali dan Leo Laga, sebagai tempat pengungsian sementara.
Gedung-gedung umum seperti sekolah disiapkan untuk menampung pengungsi agar mereka mendapatkan tempat aman selama situasi masih darurat.
BNPB telah mengirimkan tim tanggap darurat ke lokasi bencana untuk melakukan kaji cepat dan memastikan distribusi logistik, termasuk kebutuhan pangan dan non-pangan, dapat berjalan lancar dalam waktu 2x24 jam.
Selain itu, BNPB bersama BPBD juga melakukan pendataan jumlah pengungsi dan kondisi kesehatan mereka.
Warga yang membutuhkan perawatan medis serius akan dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Tiga Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Jawa Tengah
BNPB berkomitmen untuk terus memperbarui informasi terkait kondisi pengungsi dan upaya penanganan bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










