Titiek Soeharto: Pemerintah Tak Perlu Takut Lawan Oligarki Terkait Pagar Laut di Tangerang

AKURAT.CO Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, terus mengomentari ihwal pagar laut sepanjang 30,16 kilometer yang melintasi enam kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Pasalnya, ternyata pagar laut tersebut memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Titik menegaskan, pemerintah tidak boleh gentar menghadapi oligarki dalam menyelesaikan persoalan ini.
"Semua kementerian tidak perlu takut melawan oligarki, karena kita sebagai wakil rakyat dan kementerian memiliki tugas untuk memperjuangkan kepentingan rakyat," ujar Titiek saat ditemui di DPR/MPR RI, Kamis (23/1/2025).
Titiek menegaskan, sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen untuk konsisten memperjuangkan hak-hak konstituennya.
Baca Juga: Titiek Soeharto Desak KKP Ungkap Pemilik Pagar Laut Misterius di Tangerang
Ia juga meminta pemerintah untuk bersikap lebih waspada dan mengambil langkah antisipasi agar permasalahan serupa tidak terulang di masa depan.
"Kami ini mewakili masyarakat konstituen kita. Kita harus proaktif memperjuangkan kepentingan mereka. Walaupun demikian, kami sepakat bahwa KKP sudah melakukan tugasnya dengan baik," katanya.
Titiek juga menekankan pentingnya langkah proaktif pemerintah dalam menangani potensi permasalahan serupa tanpa menunggu isu menjadi viral. Menurutnya, DPR menerima banyak laporan mengenai kasus serupa dari berbagai daerah.
"Kami mendapatkan banyak laporan dari daerah lain tentang kasus-kasus seperti ini. Jangan sampai pemerintah menunggu masalah viral baru bertindak. Lebih baik diantisipasi sekarang. Dari kasus ini, pemerintah bisa memetakan mana saja yang berpotensi bermasalah," jelasnya.
Ia berharap agar pemerintah ke depan dapat meningkatkan langkah antisipasi sehingga permasalahan seperti ini tidak terulang kembali.
Baca Juga: Titiek Soeharto Soroti Dugaan Maladministrasi Terkait Penerbitan Sertifikat di Pagar Laut Tangerang
"Kami ingin pemerintah lebih proaktif agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









