Akurat
Pemprov Sumsel

Tekan Risiko Banjir, Dinas SDA Jakarta Fokus Pengerukan Lumpur dan Pembersihan Saluran Air

Citra Puspitaningrum | 28 Februari 2025, 22:37 WIB
Tekan Risiko Banjir, Dinas SDA Jakarta Fokus Pengerukan Lumpur dan Pembersihan Saluran Air

AKURAT.CO Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta, terus fokus melakukan pengerukan dan pembersihan saluran air di berbagai titik strategis. Hal ini untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta. 

Sekretaris Dinas SDA, Hendri, menjelaskan bahwa target pengerukan lumpur dan sedimen pada tahun ini mencapai 1 juta meter kubik (m3). Kegiatan ini akan dilakukan tidak hanya di kali dan sungai, tetapi juga di waduk, situ, dan embung di Jakarta.

"Target pengerukan tahun ini adalah sebanyak 1 juta meter kubik, yang akan dilakukan di berbagai titik di Jakarta, termasuk waduk dan embung," ungkap Hendri dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).

Menurut Hendri, pengerukan akan difokuskan di 49 titik di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Rinciannya, Jakarta Utara akan ada 13 titik, Jakarta Timur 12 titik, Jakarta Barat 10 titik, Jakarta Pusat 8 titik, dan Jakarta Selatan 6 titik. Pengerukan ini mencakup kali/sungai, waduk/situ/embung, serta saluran penghubung atau PHB (tersier).

Baca Juga: Cegah Banjir, Rano Karno Minta Warga Jakarta Tak Dirikan Bangunan di Atas Saluran Air

Selain pengerukan, Dinas SDA juga fokus pada pembersihan dan perbaikan saluran tali air yang tersumbat akibat tumpukan sedimen. Hendri menyebutkan, bahwa kegiatan pembersihan saluran ini akan dilakukan di seluruh wilayah kota administrasi Jakarta.

"Pembersihan dan pembongkaran tali air rencananya akan dilakukan di seluruh kota administrasi Jakarta, termasuk di titik-titik yang sudah kami tampilkan di media sosial Dinas SDA," tambah Hendri.

Beberapa titik yang menjadi fokus pembersihan antara lain di Jalan Daan Mogot Km 13, Cengkareng, Jakarta Barat; Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat; Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara; dan Jalan Taman Mini I, Jakarta Timur.

Pembersihan ini dilakukan untuk mengatasi saluran air yang tersumbat sehingga air bisa mengalir dengan baik dan mengurangi potensi genangan atau banjir. Hendri berharap upaya ini dapat meningkatkan fungsi saluran drainase dan mengurangi risiko banjir di Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.