Akurat
Pemprov Sumsel

Ratusan Orang Terdampak Banjir Bandang Bogor Akibat Luapan Sungai Ciliwung

Rizky Dewantara | 3 Maret 2025, 09:24 WIB
Ratusan Orang Terdampak Banjir Bandang Bogor Akibat Luapan Sungai Ciliwung

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengatakan luapan Sungai Ciliwung menyebabkan banjir bandang di Puncak Bogor, pada Minggu (2/3/2025) malam.

Akibatnya, sebanyak 423 jiwa di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selata, Cisarua, terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Ciliwung tersebut.

"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan aliran kali Ciliwung meluap ke rumah warga di sekitaran aliran kali," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, di Cisarua, dikutip Antara, Senin (3/3/2025).

Baca Juga: Tekan Risiko Banjir, Dinas SDA Jakarta Fokus Pengerukan Lumpur dan Pembersihan Saluran Air

Luapan air sungai yang terjadi pada Minggu (2/3) malam sekitar pukul 20.30 WIB itu, berdampak pada 119 KK di tiga RT yang ada di RW 01 Kampung Pensiunan. Yakni, 54 KK terdiri dari 198 jiwa di RT 01, kemudian 27 KK terdiri dari 98 jiwa di RT 02, dan 38 KK terdiri dari 127 jiwa di RT 03.

BPBD Kabupaten Bogor menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, terdapat beberapa korban luka ringan.

"Korban luka ringan atas nama Ibu Nova, Pak Samsudin, Pak Wardi, Ibu Heni. Korban dibawa ke RSPG dr. Goenawan," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Senin dini hari langsung mengunjungi lokasi kejadian dan menemui beberapa korban di lokasi pengungsian. Rudy menyerahkan bantuan dan memastikan ketersediaan dapur umum untuk masyarakat.

"Bantuan tersebut dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Tentu kita persiapkan untuk kebutuhan bahan pokok. Saya ucapkan terima kasih banyak, bukan hanya Pemerintah Kabupaten Bogor, dari TNI dari Polri juga mempersiapkan untuk sahur bagi para pengungsi," ungkap Rudy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.