PIK 2 Makin Dilirik Investor, Simbol Gaya Hidup Mewah di Era Indonesia Emas

AKURAT.CO Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 terus menunjukkan tajinya sebagai magnet investasi properti mewah yang menjanjikan di Indonesia.
Menurut pengamat ekonomi dari Universitas Surakarta, Agus Trihatmoko, keberadaan PIK 2 mencerminkan tren pergeseran gaya hidup kalangan atas sekaligus strategi jitu dalam menyambut visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
“PIK 2 menjadi simbol kawasan masa depan bagi masyarakat kelas atas di Indonesia. Ketika negara ini bergerak menuju era keemasan, kebutuhan akan lingkungan hunian premium dan berkelas akan semakin tinggi. Dan PIK 2 sudah sangat siap untuk mengakomodasi kebutuhan itu,” jelas Agus, Minggu (13/4/2025).
Ia menambahkan, lokasi strategis PIK 2 di utara Jakarta turut menjadi faktor penentu tingginya minat investor properti.
Meskipun Ibu Kota Negara secara administratif akan pindah ke IKN di Kalimantan Timur, Jakarta tetap menjadi jantung ekonomi nasional.
“Korporasi besar dan para pelaku bisnis tetap akan berkantor pusat di Jakarta. Infrastruktur manufaktur juga masih dominan di Jabodetabek. Jadi, properti mewah seperti yang ditawarkan di PIK 2 tidak akan kehilangan pesonanya, bahkan akan terus diburu,” ujarnya.
Baca Juga: Bahagianya Kiwil Bisa Bertemu Lagi dengan Anak-anak Setelah 5 Tahun
Terkait dampak ketegangan geopolitik dan perang dagang antara AS dan China yang belakangan memicu ketidakpastian global, Agus menilai, sektor properti memang akan mengalami penyesuaian, tetapi tidak signifikan di segmen high-end seperti PIK 2.
“Pasar akan lebih selektif, terutama investor yang bertumpu pada pinjaman modal. Tapi bagi kelas atas yang memiliki kekuatan finansial, PIK 2 tetap jadi opsi utama untuk diversifikasi investasi yang aman dan menjanjikan dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Menurutnya, properti mewah di PIK 2 justru bisa menjadi instrumen lindung nilai terhadap fluktuasi ekonomi global.
Selain memiliki nilai aset yang stabil, kawasan ini juga didukung pengembangan infrastruktur yang masif, fasilitas kelas dunia, serta ekosistem gaya hidup urban yang terus tumbuh.
“PIK 2 adalah kombinasi sempurna antara prestige, lokasi strategis, dan potensi pertumbuhan nilai properti. Ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga simbol status dan ketahanan aset dalam jangka panjang,” pungkas Agus.
Baca Juga: Carlos Pena Kesal Persija Jakarta Gagal Kalahkan Persebaya, Akui tak Puaskan Jakmania
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








