Akurat
Pemprov Sumsel

20 Tahun Tak Tersentuh, Kini 200 Titik Jakarta Dikeruk demi Cegah Banjir

Citra Puspitaningrum | 8 Juli 2025, 17:49 WIB
20 Tahun Tak Tersentuh, Kini 200 Titik Jakarta Dikeruk demi Cegah Banjir

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya tindakan preventif dalam penanganan banjir. Salah satunya, dengan mengintensifkan pengerukan di berbagai titik aliran sungai dan saluran air di Ibu Kota.

"Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air dan juga Bina Marga. Yang paling penting, pengerukan di daerah-daerah sungai-sungai di pinggir itu diteruskan. Sebab itu juga memberikan kontribusi," ujar Pramono saat memimpin apel siaga penanganan banjir di, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).

Dia mencontohkan kondisi saluran irigasi di wilayah Bekasi Tengah, yang selama dua dekade tidak pernah disentuh. Akibatnya, kapasitas alirannya menurun dan rawan menyebabkan banjir.

Baca Juga: Modifikasi Cuaca Belum Diperlukan, Pramono: Banjir Jakarta Bukan karena Hujan

"Seperti contoh kemarin di irigasi Bekasi Tengah. Udah 20 tahun nggak pernah dikeruk," tegasnya.

Untuk itu, Pemprov Jakarta menargetkan pengerukan di 200 titik strategis dengan total volume hingga 388 ribu meter kubik. Seluruh sumber daya telah digerakkan, untuk percepatan program ini.

"Saya lebih pada preventif untuk itu. Karena bagaimanapun, enggak bisa kemudian hujan ataupun banjir baru kita tergopoh-gopoh untuk melakukan. Sehingga sekarang ini pengerukan dilakukan, seluruh pasukan digerakkan," tandasnya.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya komprehensif mencegah banjir, yang selama ini kerap datang tiba-tiba akibat sumbatan di saluran air dan sedimentasi sungai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.