Cegah Macet Makin Parah, Kontraktor Proyek Galian di Jakarta Harus Punya Rencana Darurat

AKURAT.CO Banyaknya proyek galian di Jakarta dinilai menambah parah arus lalu lintas di Jakarta, terutama ketika hujan deras mengguyur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta pun diminta untuk mengambil langkah tegas.
Anggota DPRD Provinsi Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bun Joi Phiau, meminta kontraktor menyiapkan rencana darurat agar kemacetan tak semakin parah di titik-titik rawan.
"Pemprov DKI harus meminta kepada pihak kontraktor untuk menyiapkan rencana-rencana darurat manakala terjadi hujan deras yang semakin memperparah kemacetan dari waktu ke waktu," kata Bun Joi saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Baca Juga: Anggota DPRD Singgung Proyek Galian Bikin Macet di Jakarta Makin Parah
Dia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengerjaan proyek. Proyek-proyek itu harus diselesaikan secepat mungkin, agar tidak terus-menerus mengganggu laju aktivitas warga Jakarta yang setiap hari berjibaku dengan jalanan padat.
Dia juga menyarankan agar pengerjaan dilakukan di luar jam sibuk. Tujuannya jelas, yaitu mencegah keramaian menumpuk di satu titik yang akhirnya membuat warga terjebak berjam-jam di tengah kemacetan.
"Kalau bisa, kerjakan pada waktu yang tidak sibuk. Jangan sampai proyek justru membuat titik rawan makin sesak, lalu warga yang jadi korban karena harus berlama-lama di jalan," tandasnya.
Suara kritis Bun Joi ini kembali menegaskan betapa seriusnya persoalan macet Jakarta, yang kini kian kompleks. Dari hujan deras, proyek galian, hingga budaya kendaraan pribadi, semua menyatu dalam satu kata yakni macet tak ada habisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








