Cegah Kasus Keracunan, Dinkes Jakarta Kebut Sertifikasi 180 Dapur MBG dalam Dua Pekan

AKURAT.CO Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta bergerak cepat, agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta segera mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Langkah ini demi menjamin makanan yang disajikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman, sehat, dan bebas dari risiko pencemaran.
Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan percepatan sertifikasi ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga, mulai dari SPPG, tim MBG, hingga Balai Pengawas dan Sertifikasi Produk (BPSP).
Baca Juga: Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil Makan Bergizi Gratis, Petugas SPPG Ikut Bangga
"Kami akan melakukan inspeksi ulang secara masif dan mempercepat proses penyesuaian persyaratan SLHS. Semua dapur harus memenuhi standar kebersihan sebelum program berjalan penuh," kata Ani di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Sejauh ini, belum ada satu pun SPPG di Jakarta yang sepenuhnya mengantongi sertifikat SLHS. Namun, seluruhnya sedang menjalani tahap verifikasi dan inspeksi lapangan. Dia menargetkan proses tersebut rampung dalam dua minggu ke depan.
Tak hanya itu, Dinkes juga menyiapkan pelatihan tambahan bagi sekitar 8.000 penanggung jawab dan penjamah makanan agar pengelolaan pangan di lapangan lebih higienis dan profesional.
"Jakarta punya sekitar 180 SPPG yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program MBG. Semua akan kami pastikan laik sehat dan memenuhi syarat kebersihan lingkungan," tegasnya.
Baca Juga: Sertifikasi Manajemen Risiko Juga Diberlakukan untuk SPPG Program MBG
Langkah percepatan ini sekaligus menjadi upaya preventif, agar tidak terjadi kasus keracunan seperti yang sempat mencuat di beberapa daerah. Dari hasil laboratorium, sebagian besar kasus yang terjadi di Jakarta diketahui disebabkan oleh kontaminasi bakteri, bukan bahan kimia berbahaya.
"Jumlahnya pun tidak besar, sekitar 60 siswa dari 10 lokasi kejadian. Namun kami tidak ingin hal itu terulang," ucapnya.
Dinas Kesehatan Jakarta, berkomitmen mendukung penuh keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah pusat. Setelah proses sertifikasi rampung, pengawasan akan dilakukan secara berkala di seluruh dapur sekolah.
"Kami ingin memastikan setiap anak Jakarta menerima makanan yang bergizi, aman, dan diproduksi di tempat yang benar-benar laik sehat," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








