Akurat
Pemprov Sumsel

Pramono Siapkan Revolusi Transportasi Jabodetabek, Daerah Penyangga Diminta Ikut Bantu

Citra Puspitaningrum | 29 Oktober 2025, 14:13 WIB
Pramono Siapkan Revolusi Transportasi Jabodetabek, Daerah Penyangga Diminta Ikut Bantu

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya kerja sama lintas daerah dalam menuntaskan persoalan transportasi di wilayah Jabodetabek. Sebab, Jakarta tidak bisa mengatasi persoalan tersebut sendirian. 

"Jakarta tidak bisa mengatasi persoalan transportasi sendirian. Kita harus bersama-sama dengan daerah sekitar, terutama Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan," kata Pramono, usai memimpin rapat koordinasi di Balaikota Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Dalam rapat tersebut, dia menjelaskan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh pemerintah. Pertama, evaluasi terhadap layanan Trans-Jabodetabek yang saat ini telah beroperasi di enam rute utama. 

Baca Juga: Cara Mudah ke Big Bad Wolf NICE PIK 2, Banyak Pilihan Transportasi Umum dan Gratis Masuk!

"Pemerintah akan meninjau apakah jaringan tersebut perlu diperluas untuk menjangkau lebih banyak pengguna," ujarnya.

Langkah kedua, Pemprov Jakarta bersama pemerintah daerah sekitar akan segera merealisasikan sistem Park and Ride, yakni fasilitas yang memungkinkan warga memarkir kendaraan pribadi di titik tertentu, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum seperti MRT, LRT, Transjakarta, atau Trans-Jabodetabek.

"Park and Ride ini kami usulkan disediakan oleh masing-masing daerah. Selain menjadi solusi kemacetan, ini juga bisa memberikan pemasukan dari sektor parkir," jelasnya.

Baca Juga: Kemenhub Gelar Mudik Gratis Nataru 2025, Sediakan Tiga Moda Transportasi

Menurutnya, kebijakan tersebut akan sangat membantu warga penyangga yang bekerja di Jakarta agar lebih efisien dalam perjalanan. Koordinasi lintas wilayah mutlak dilakukan, agar sistem transportasi terintegrasi tidak menimbulkan persoalan baru.

"Kita tidak ingin di satu wilayah teratasi, tetapi di wilayah lain justru menimbulkan kemacetan baru," kata Pramono.

Dengan langkah ini, Jakarta dan kota-kota penyangganya diharapkan dapat membangun sistem transportasi yang lebih modern, efisien, dan saling terhubung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.