Pramono Kedepankan Pendekatan Kemanusiaan, Pecandu Narkoba Diarahkan ke Rehabilitasi

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menegaskan komitmennya, untuk memperkuat pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara terpadu dan lintas sektor.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta seluruh perangkat daerah terlibat aktif agar program P4GN berjalan efektif dan tidak bersifat sektoral.
Dia menekankan, Pemprov Jakarta mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam menangani pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Pemerintah memilih jalur kesehatan dan rehabilitasi, sebagai langkah utama penyelamatan.
Baca Juga: Komisi III DPR Mulai Garap RUU Perampasan Aset Perkuat Pemberantasan Korupsi hingga Narkoba
"Pendekatan kita adalah menyelamatkan. Pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika harus mendapatkan akses rehabilitasi, layanan pascarehabilitasi, serta dukungan reintegrasi sosial agar dapat kembali produktif," kata Pramono dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
Dia menilai, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan P4GN, mulai dari pencegahan, penanganan korban, hingga pemulihan sosial. Dengan pendekatan tersebut, Pemprov Jakarta berharap angka penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sekaligus memulihkan kualitas hidup masyarakat yang terdampak.
"Melalui Perda P4GN, kita ingin memastikan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, seluruh fraksi partai politik di DPRD Jakarta meminta Pemprov memperkuat aspek pencegahan pada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) P4GN. "Ini agar daerah dapat ikut serta mengendalikan," kata Wakil Ketua DPRD Jakarta, Ima Mahdiah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






