Akurat
Pemprov Sumsel

Pemprov Buka Hotline Darurat, Warga Jabar di Timur Tengah Diminta Segera Melapor

Saeful Anwar | 5 Maret 2026, 15:06 WIB
Pemprov Buka Hotline Darurat, Warga Jabar di Timur Tengah Diminta Segera Melapor
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

AKURAT.CO Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi; berharap masyarakat Jawa Barat yang berada di Timur Tengah dalam kondisi aman di tengah konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran.

Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat Jawa Barat bisa menghubungi nomor telepon 082126030038.

Penyediaan nomor telepon tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga Jabar di Timur Tengah.

"Semoga kita dalam keadaan sehat, nyaman dan khusyuk berpuasa," ujar KDM, sapaan Dedi Mulyadi, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran, Iran, telah menerbitkan surat imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Iran.

Dalam surat itu tertulis, WNI diminta segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan diri serta keluarga.

WNI juga diminta memberikan pembaruan informasi terkait situasi di wilayah masing-masing kepada KBRI di Tehran melalui grup koordinasi yang tersedia.

Semua WNI diharapkan mematuhi aturan dan arahan dari otoritas keamanan di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Pesan SBY untuk Prabowo: Pastikan Fiskal, Energi dan Pangan Kita Aman

Pemprov Jabar pum sedang mendata dan memantau kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah saat pecah konflik antara Israel dengan sekutunya Amerika Serikat melawan Iran. Berdasarkan data sementara, terdapat 3.960 warga Jabar di Timur Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar menuturkan, lokasi masyarakat Jabar di Timur Tengah tersebar di beberapa negara, seperti Iran, Turki, Arab Saudi, Oman, Kuwait, dan Bahrain.

Kebanyakan dari mereka merupakan pekerja migran. Beberapa warga juga terdata sebagai mahasiswa.

Pemantauan kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah oleh Pemprov Jabar dilakukan melalui grup koordinasi yang tersedia.

Selain itu, Pemprov Jabar juga membuka hotline agar masyarakat bisa melaporkan kondisinya di Timur Tengah melalui nomor telepon 082126030038.

"Tahap pertama kami data dan memastikan kondisi mereka. Kami harap kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah baik-baik saja dan diimbau untuk berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat," ujar Adi.

Selanjutnya, laporan dari masyarakat Jabar melalui hotline akan ditindaklanjuti Pemprov Jabar bekerja sama dengan pemerintah pusat.

Pemprov Jabar mengimbau masyarakat Jabar di Timur Tengah untuk mengikuti arahan resmi dr KBRI dan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau terus monitor informasi terkait konflik Israel bersama Amerika Serikat melawan Iran

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.