Akurat
Pemprov Sumsel

Wagub: Jawa Barat Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional hingga Global

Saeful Anwar | 8 Maret 2026, 16:33 WIB
Wagub: Jawa Barat Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional hingga Global
Wagub Jabar, Erwan Setiawan.

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menilai, Jawa Barat memiliki peluang besar untuk menjadi pionir pengembangan ekonomi syariah, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.

Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri konferensi pers kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), kampus Institut Teknologi Bandung, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mendapat perhatian dunia, dan Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam pertumbuhan sektor tersebut.

“Jawa Barat bisa menjadi pionir perkembangan ekonomi syariah Indonesia bahkan dunia. Dunia melihat perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, dan Indonesia melihat bagaimana perkembangan ekonomi syariah di Jawa Barat,” ujar Erwan.

Ia menjelaskan potensi ekonomi syariah di Jawa Barat sangat besar. Namun, pengembangannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perbankan, pelaku usaha, UMKM, akademisi, hingga pemerintah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mengembangkan ekonomi syariah atau industri halal di Jawa Barat. Dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” katanya.

Erwan juga mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah.

Baca Juga: Pria Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 Pondok Indah Mall 2, Diduga Bunuh Diri

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada pelaku industri, komunitas fesyen muslim, serta lembaga keuangan syariah seperti Bank Syariah Indonesia yang terus mendukung pengembangan industri halal di Jawa Barat.

Bandung pusat industri halal

Erwan menambahkan, Kota Bandung memiliki peran penting dalam pengembangan industri halal di Jawa Barat.

Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat mode di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam pengembangan fesyen muslim.

“Bandung dikenal sebagai Paris van Java, pusat mode di Indonesia. Ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mengembangkan industri fesyen halal yang lebih besar,” ujarnya.

Pada 2025 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan sekitar 800 ribu sertifikat halal yang mencakup lebih dari 2 juta produk. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan tambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal baru.

“Target tahun ini ada penambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal. Saat ini sudah sekitar 640 ribuan yang sedang dalam proses penerbitan,” kata Erwan.

Ia berharap peningkatan jumlah sertifikasi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus memperkuat ekosistem industri halal di Jawa Barat.

Selain itu, Erwan menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal terutama di daerah tujuan wisata agar wisatawan muslim merasa lebih aman dan nyaman.

“Kami tidak hanya mengimbau, tetapi mendorong agar produk makanan maupun layanan di daerah wisata Jawa Barat sudah memiliki sertifikasi halal. Dengan begitu masyarakat, khususnya wisatawan muslim, tidak ragu saat berbelanja,” ujarnya.

Menurutnya, Jawa Barat tidak boleh tertinggal dari negara lain yang justru mayoritas penduduknya bukan muslim tetapi sudah lebih dulu mengembangkan industri halal.

“Negara seperti Korea, China, dan Jepang yang mayoritas penduduknya bukan muslim saja sudah menyediakan layanan halal. Kita tidak boleh kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya.

Kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Bank Syariah Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat, serta komunitas Indonesia Hijabfest.

Baca Juga: Misbakhun Tinjau Proyek Tanggul Tambak 3,1 Km di Pasuruan

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian National Halal Fair menuju West Java Sharia Economic Festival 2026 yang menghadirkan berbagai agenda seperti pameran produk UMKM, showcase fesyen muslim, talkshow inspiratif, perluasan akses keuangan syariah, hingga aktivitas komunitas.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Muhamad Nur serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.