DPR Soroti Kematian Petugas Karhutla, Minta Standar Keselamatan Diperketat

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menegaskan, pekerjaan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan tugas berisiko tinggi.
Karena itu, ia menekankan pentingnya pemenuhan standar serta perlengkapan keselamatan bagi seluruh petugas di lapangan.
“Nyawa itu sangat berharga. Karena itu, perlengkapan keselamatan harus tersedia dan digunakan secara lengkap saat bertugas. Jangan sampai ada tim Manggala Agni yang bekerja dengan standar keselamatan seadanya,” ujar Alex dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kabar duka dari Riau.
Seorang personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak, Muharmizan (44), meninggal dunia secara mendadak usai menjalankan tugas pemadaman di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Sebelumnya, insiden serupa juga menimpa Ipda Donald Junus Halomoan, perwira Brimob Polda Riau, yang meninggal dunia saat bertugas menangani karhutla di Kabupaten Rokan Hilir pada Agustus 2025.
Menanggapi kejadian berulang tersebut, Alex meminta Kementerian Kehutanan untuk memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi, baik pada personel Manggala Agni maupun petugas dari instansi lain.
“Atas nama pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI, kami menyampaikan duka mendalam atas gugurnya anggota Manggala Agni. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang,” ujarnya.
Ia juga mendesak dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Selain itu, Alex menekankan pentingnya perlindungan bagi petugas, termasuk jaminan asuransi kesehatan dan keselamatan kerja.
Baca Juga: Film Autopsy: Dead Body Can Talk Angkat Forensik sebagai ‘Saksi Terakhir’ Kebenaran
“Perlindungan asuransi ini penting sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi keluarga petugas yang menjalankan tugas negara,” katanya.
Selain perlindungan asuransi, ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi seluruh personel yang terlibat dalam pemadaman karhutla.
“Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan personel bisa terpantau, sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan,” tambahnya.
Diketahui, jenazah Muharmizan telah dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, hingga Selasa (31/3/2026) terdeteksi 21 titik api yang tersebar di sejumlah wilayah.
Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan titik api terbanyak, yakni delapan titik, dengan beberapa lokasi masih menunjukkan api aktif dan asap tebal.
Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api juga masih aktif dengan kondisi asap cukup pekat.
Adapun di wilayah lain seperti Dumai, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, sebagian titik api telah berhasil dipadamkan, sementara sisanya masih dalam tahap pendinginan.
Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif, termasuk melalui penyekatan menggunakan alat berat guna mencegah api meluas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









