Akurat
Pemprov Sumsel

DPR Soroti Kematian Petugas Karhutla, Minta Standar Keselamatan Diperketat

Ayu Rachmaningtyas | 1 April 2026, 17:34 WIB
DPR Soroti Kematian Petugas Karhutla, Minta Standar Keselamatan Diperketat
Petugas Karhutla.

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menegaskan, pekerjaan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan tugas berisiko tinggi.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pemenuhan standar serta perlengkapan keselamatan bagi seluruh petugas di lapangan.

“Nyawa itu sangat berharga. Karena itu, perlengkapan keselamatan harus tersedia dan digunakan secara lengkap saat bertugas. Jangan sampai ada tim Manggala Agni yang bekerja dengan standar keselamatan seadanya,” ujar Alex dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kabar duka dari Riau.

Seorang personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak, Muharmizan (44), meninggal dunia secara mendadak usai menjalankan tugas pemadaman di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, insiden serupa juga menimpa Ipda Donald Junus Halomoan, perwira Brimob Polda Riau, yang meninggal dunia saat bertugas menangani karhutla di Kabupaten Rokan Hilir pada Agustus 2025.

Menanggapi kejadian berulang tersebut, Alex meminta Kementerian Kehutanan untuk memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi, baik pada personel Manggala Agni maupun petugas dari instansi lain.

“Atas nama pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI, kami menyampaikan duka mendalam atas gugurnya anggota Manggala Agni. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang,” ujarnya.

Ia juga mendesak dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Selain itu, Alex menekankan pentingnya perlindungan bagi petugas, termasuk jaminan asuransi kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca Juga: Film Autopsy: Dead Body Can Talk Angkat Forensik sebagai ‘Saksi Terakhir’ Kebenaran

“Perlindungan asuransi ini penting sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi keluarga petugas yang menjalankan tugas negara,” katanya.

Selain perlindungan asuransi, ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi seluruh personel yang terlibat dalam pemadaman karhutla.

“Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan personel bisa terpantau, sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan,” tambahnya.

Diketahui, jenazah Muharmizan telah dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, hingga Selasa (31/3/2026) terdeteksi 21 titik api yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan titik api terbanyak, yakni delapan titik, dengan beberapa lokasi masih menunjukkan api aktif dan asap tebal.

Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api juga masih aktif dengan kondisi asap cukup pekat.

Adapun di wilayah lain seperti Dumai, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, sebagian titik api telah berhasil dipadamkan, sementara sisanya masih dalam tahap pendinginan.

Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif, termasuk melalui penyekatan menggunakan alat berat guna mencegah api meluas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.