Pendapatan Meningkat, Petani Boyolali Kebanjiran Pesanan Berkat Program MBG

AKURAT.CO Seorang petani sayur asal Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Surono (46), mengaku mengalami peningkatan permintaan hasil panen sejak hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.
Surono menuturkan, dalam satu waktu dirinya sempat menerima pesanan sayur-mayur hingga mencapai 3 kuintal.
Namun, ia mengakui belum mampu memenuhi seluruh permintaan tersebut karena keterbatasan produksi.
“Biasanya saya kirim selada sekitar 40 kilogram. Kalau selada keriting, paling tidak satu pikulan,” ujar Surono, dikutip Minggu (5/4/2026).
Meski belum bisa memenuhi seluruh permintaan, Surono mengaku bersyukur karena program MBG telah memberikan dampak positif terhadap pendapatannya.
Selain volume penjualan yang meningkat, harga jual yang ia terima juga dinilai lebih baik dibanding sebelumnya.
Sebelum adanya program MBG, Surono biasa menjual hasil panennya ke Pasar Cepogo, Kabupaten Boyolali.
Baca Juga: Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD: Kita Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Adapun berbagai jenis sayur yang ia tanam antara lain brokoli, kol putih, kubis, bawang merah, daun bawang, hingga selada.
Kini, ia merasa sangat terbantu dengan adanya kepastian pasar yang ditawarkan melalui program MBG.
Menurutnya, hal tersebut memberikan jaminan harga yang lebih menguntungkan bagi petani.
Surono pun berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para petani, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Pak Presiden Prabowo Subianto, saya mengucapkan terima kasih atas program MBG. Program ini sangat membantu kami para petani,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










