Program Hunian Layak Prabowo Bawa Harapan Warga Bantaran Rel dan Jadi Sumber Rezeki Pekerja

AKURAT.CO Program pembangunan hunian layak bagi warga bantaran rel yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih manusiawi, tetapi juga membuka harapan baru bagi para pekerja yang terlibat di dalamnya.
Salah satunya dirasakan oleh Riko Pratama (28), pekerja asal Bogor yang kini terlibat dalam proyek pembangunan hunian di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Di tengah aktivitas proyek, Riko menyaksikan langsung bagaimana pembangunan ini memberi dampak nyata, baik bagi masyarakat penerima manfaat maupun bagi pekerja seperti dirinya.
“Senang bisa berkontribusi dalam proyek pembangunan ini, membantu menghadirkan rumah yang sebelumnya kurang layak menjadi lebih layak untuk ditempati,” ujarnya di sela pekerjaan, Jumat (17/4/2026).
Proyek hunian ini dibangun dalam skala besar dengan total 324 unit, yang terbagi menjadi dua zona, yakni 198 unit di bagian depan dan 126 unit di bagian belakang.
Pembangunan tersebut melibatkan sejumlah BUMN karya, dengan Hutama Karya mengerjakan 113 unit, PT PP sebanyak 101 unit, dan WIKA sebanyak 110 unit.
Setiap unit hunian dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet, dua tempat tidur, dan lemari.
Selain itu, kawasan juga didukung berbagai fasilitas komunal, mulai dari mushola, dapur umum, drainase, akses jalan, listrik, hingga air bersih. Fasilitas umum lainnya meliputi toilet bersama, ruang komunal, taman bermain, hingga area parkir motor.
Baca Juga: Cara Cek BI Checking Sendiri 2026: Panduan Online dan Offline Lengkap dengan Baca Skor!
Bagi Riko, proyek ini memiliki makna lebih dari sekadar pekerjaan. Ia yang terbiasa berpindah dari satu proyek ke proyek lain merasa pembangunan kali ini memberi dampak sosial yang lebih terasa.
Sebelum terlibat di Jakarta, Riko diketahui baru menyelesaikan proyek di Kalimantan, serta sebelumnya turut membangun hunian sementara bagi korban bencana di Aceh dan Tamiang.
Awalnya, ia tidak mengetahui adanya proyek hunian bagi warga bantaran rel di Jakarta. Namun setelah melihat langsung kondisi di lapangan, ia menyadari pentingnya pembangunan tersebut.
“Awalnya saya kurang tahu, tapi setelah datang dan melihat langsung, ternyata ini untuk memperbaiki rumah yang kurang layak. Dari situ saya merasa senang bisa ikut membantu,” jelasnya.
Pengalaman itu membuat Riko memaknai pekerjaannya sebagai bagian dari perubahan yang lebih besar.
Ia pun berharap program serupa dapat terus diperluas, terutama untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil.
“Harapannya ke depan program seperti ini bisa diperbanyak, karena masih banyak masyarakat di pelosok yang membutuhkan hunian layak,” ungkapnya.
Selain memberi manfaat bagi masyarakat, proyek ini juga menjadi sumber penghidupan bagi para pekerja. Riko berharap keberlanjutan program dapat terus terjaga agar peluang kerja tetap terbuka.
“Semoga proyek seperti ini terus berjalan, sehingga kami sebagai pekerja juga bisa terus mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Di akhir, Riko menyampaikan doa dan harapannya agar program pembangunan hunian ini berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Semoga semua program berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Asbanda Gelar Undian Simpeda 2026 di Solo, Ini Daftar Pemenang Hadiahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










