Perkuat Layanan Kesehatan, Gibran Dorong Peningkatan Status RSUD di Daerah Terpencil Jadi Tipe C

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, meninjau salah satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Papua Pegunungan.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres mendorong peningkatan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C guna memperkuat layanan kesehatan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Saat berada di lokasi, Wapres meninjau langsung kondisi fasilitas serta layanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya percepatan peningkatan kapasitas rumah sakit, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia.
“Ada rumah sakit yang akan kita dorong naik kelas menjadi tipe C. Mohon didorong pengadaan alat, dokter spesialis, serta tenaga kesehatannya,” ujar Wapres.
Upaya peningkatan status ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan rujukan, terutama bagi masyarakat di wilayah pegunungan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan tenaga medis.
Baca Juga: Gibran Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran di Daerah Terpencil
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menyatakan bahwa peningkatan status rumah sakit akan diikuti dengan penguatan fasilitas dan tenaga kesehatan.
“Peningkatan ini dibarengi pembangunan sarana prasarana, penambahan dokter spesialis, serta peningkatan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Velix juga menekankan bahwa peningkatan layanan kesehatan tidak dapat dilepaskan dari kondisi keamanan yang kondusif sebagai fondasi utama pembangunan.
“Keamanan adalah fondasi percepatan pembangunan. Ini menjadi dasar agar berbagai program bisa berjalan optimal,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi kunjungan langsung Wapres yang dinilai strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Selain sektor kesehatan, pemerintah juga berupaya mengembangkan kawasan tersebut sebagai salah satu sentra pangan guna mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
- 2Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 3Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 4Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 5Warga Amerika: Demensia Trump Makin Parah, Pernyataan-pernyataannya Makin Aneh!
- 6Alhamdulillah, Iran Siap Akhiri Perang dengan Syarat Ini
- 7Presiden Prabowo Kembali Perkuat Alutsista dari Prancis, Salah Satunya Jet Tempur Rafale
- 8Terungkap! 4 Alasan Rakyat Amerika Tidak Suka Perang dengan Iran
- 9Golkar Dukung Arahan Presiden Prabowo, Prioritaskan MBG untuk Anak Kurang Gizi
- 10KPK: Banyak PIHK Kembalikan Uang Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji









