Kewajiban Memilah Sampah di Jakarta Perlu Didukung Sarana dan Prasarana Memadai

AKURAT.CO Panitia Khusus Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi Jakarta mencatat kebutuhan sarana dan prasarana masih menjadi persoalan mendasar dalam pengelolaan sampah.
Hal itu disampaikan Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi Jakarta, Judistira Hermawan, dalam rapat Pansus Pengelolaan Sampah di Gedung DPRD Jakarta, Senin (4/5/2025) kemarin.
Seluruh pihak dalam rapat menilai fasilitas pendukung sangat dibutuhkan untuk menunjang sistem pengelolaan sampah yang efektif.
Untuk itu, Pansus Pengelolaan Sampah merekomendasikan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk menambah sarana prasarana tersebut.
"Termasuk pengadaan tempat sampah terpilah bagi masyarakat," ujar Judistira.
Baca Juga: Instruksi Gubernur Jakarta Soal Pilah Sampah Belum Sentuh Masalah Utama
Rekomendasi tersebut akan kembali dibahas dan diselaraskan dengan Komisi D DPRD. Langkah ini dinilai penting, agar kebijakan pemilahan sampah tidak hanya bersifat imbauan tetapi didukung fasilitas yang memadai di lapangan.
"Akan dianggarkan Komisi D secara khusus," kata Judistira.
Selain itu, Pansus Pengelolaan Sampah menilai sosialisasi perlu diperkuat melalui berbagai kanal, seperti media sosial dan televisi. Agar masyarakat memahami kewajiban memilah sampah sejak dari rumah.
Tentunya, upaya itu juga harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Jika sebelumnya kampanye hanya sebatas buang sampah pada tempatnya kini diperlukan gerakan bersama yang lebih komprehensif.
"Ini dilakukan untuk mengurangi beban TPST Bantargebang yang sudah tidak mampu menampung sampah," ujar Judistira.
Baca Juga: Kolaborasi Pemprov dan Danantara, Sampah Jakarta Disulap Jadi Energi
Gerakan ini diharapkan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah, termasuk kader lingkungan dan pegiat komunitas.
Pelibatan influencer juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi, terutama kepada generasi muda.
"Edukasi pemilahan sampah perlu menyasar seluruh elemen rumah tangga, termasuk asisten rumah tangga. Agar praktik pemilahan dapat berjalan efektif di tingkat paling dasar," demikian Judistira.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








