Pramono Minta Penindakan Praktik Judi Online di Jakarta Tak Berhenti di Tengah Jalan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam mengungkap praktik judi online (Judol) yang beroperasi di sebuah kantor di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Dia berharap, penindakan terhadap praktik judi online dilakukan secara serius dan tidak berhenti di tengah jalan agar memberikan efek jera bagi para pelaku.
"Mudah-mudahan tindakan ini tidak setengah-setengah, sehingga bisa menimbulkan efek jera bagi siapapun yang mempunyai keinginan untuk melakukan judi online di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Perketat Pengawasan agar Indonesia Tidak Dijadikan Markas Sindikat Judi Online
Menurut dia, praktik judi online merupakan aktivitas ilegal yang tidak memiliki izin dan melanggar hukum. Karena itu, pihaknya mendukung langkah aparat untuk memberikan hukuman tegas kepada para pelaku.
"Ini namanya juga judol dan ini pasti gelap, pasti tidak ada izin dan pasti melanggar hukum. Maka pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya apabila aparat penegak hukum mengambil tindakan atau hukuman sekeras-kerasnya," katanya.
Dia menilai judi online telah menimbulkan dampak negatif di masyarakat, terutama bagi warga dengan kondisi ekonomi lemah dan tingkat pendidikan rendah yang mudah tergiur iming-iming keuntungan instan.
Baca Juga: Komisi III DPR Desak Polri Kejar Bandar Judi Online Internasional hingga Aktor Pendukungnya
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri membongkar praktik aktivitas pengelola Judol yang beroperasi di sebuah kantor di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). Dari hasil penindakan tersebut terjaring 321 Warga Negara Asing (WNA) sebagai pengendali Judol.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, aktivitas Judol yang bermarkas di perkantoran Jalan Hayam Wuruk Jakarta Barat merupakan jaringan internasional yang digerakkan secara terorganisir.
"Dari para pelaku yang berhasil kita amankan jumlahnya mencapai 321 orang," kata Wira saat konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








