Menko Polkam Bawa Pesan Presiden: Kepala Daerah Harus Jaga Soliditas dan Utamakan Rakyat

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar sinergi dan soliditas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terus diperkuat demi menjaga stabilitas nasional dan mendukung keberhasilan pembangunan.
Pesan tersebut disampaikan Djamari saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) wilayah Nusa Tenggara dan Maluku dalam acara Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
“Saya menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Bapak dan Ibu semuanya, dengan harapan agar soliditas di antara kita tetap dijaga,” kata Djamari.
Dalam arahannya, Djamari meminta seluruh pimpinan daerah memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama di tengah situasi global yang masih penuh tekanan.
Menurut dia, pemerintah pusat saat ini bekerja keras agar masyarakat tidak terdampak serius oleh krisis global, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keamanan.
Karena itu, ia mengajak kepala daerah dan unsur Forkopimda lebih responsif terhadap persoalan masyarakat serta menunjukkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.
“Berempatilah pada posisi rakyat. Kita dipilih rakyat untuk memimpin negeri ini. Jangan menunjukkan hal-hal yang bisa menyinggung perasaan rakyat, tetapi tunjukkan bahwa kita mau berkorban untuk rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah memperkuat peran Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TPKS) guna menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah.
Baca Juga: Indonesia Minta Bantuan Yordania dan Turki untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
Menurut Tito, ada tiga elemen penting yang harus diperkuat daerah dalam menjaga stabilitas.
Pertama, Forkopimda dinilai menjadi forum strategis karena mempertemukan seluruh unsur pimpinan daerah yang memiliki kewenangan besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Saya lihat ada tiga hal di daerah yang sangat penting untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. Salah satunya Forkopimda ini, karena semua pimpinan yang punya power ada di situ,” ujarnya.
Kedua, Tito menyoroti pentingnya peran FKUB dalam menjaga kerukunan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan isu keagamaan.
Ia menilai FKUB perlu bergerak aktif melakukan pencegahan konflik, bukan hanya bertindak setelah masalah muncul.
“Kalau FKUB berjalan dan proaktif mendatangi daerah-daerah rawan, biasanya daerah akan tenang. Tapi kalau tidak berjalan, baru bertindak setelah kejadian,” katanya.
Ketiga, Mendagri meminta seluruh daerah membentuk dan mengaktifkan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TPKS) sesuai amanat undang-undang dan peraturan pemerintah.
Menurut Tito, tim tersebut memiliki peran penting dalam menyusun langkah pencegahan, penghentian, hingga pemulihan konflik sosial di daerah.
“Penting membentuk tim penanganan konflik sosial karena itu amanat undang-undang dan peraturan pemerintah,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para gubernur, bupati, wali kota, Pangdam, Kapolda, Kajati, hingga unsur pimpinan TNI dan Polri di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara.
Baca Juga: Dasco Sebut Pujian Prabowo ke PDIP Tulus, Kader Banteng Balas dengan Ucapan Terima Kasih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










