Akurat Logo

19 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi Dimusnahkan di Kepulauan Seribu

Okto Rizki Alpino | 28 Mei 2026, 15:01 WIB
19 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi Dimusnahkan di Kepulauan Seribu
Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu memusnahkan 19 kilogram organ hewan kurban tidak layak konsumsi. Foto: Sudin KPKP Kepulauan Seribu

AKURAT.CO Sebanyak 19 kilogram organ hewan kurban di Kabupaten Kepulauan Seribu dimusnahkan, setelah dinyatakan tidak layak konsumsi berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan hewan.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Nurliati, menjelaskan, pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketat yang digelar di 10 lokasi pemotongan hewan kurban.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan.

"Total hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 83 ekor sapi, 43 kambing, dan 48 ekor domba," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Nurliati mengatakan, secara umum kondisi hewan kurban yang diperiksa dalam keadaan baik dan memenuhi syarat kesehatan. Namun, petugas masih menemukan sejumlah organ tubuh yang terindikasi mengandung cacing sehingga harus dimusnahkan.

Baca Juga: 15 Resep Olahan Daging Kurban Praktis, Empuk dan Mudah Dibuat di Rumah

"Secara umum hasil pemeriksaan hewan kurban cukup baik, meskipun masih ditemukan cacing pada beberapa organ," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan prosedur rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk menjamin keamanan pangan asal hewan. Khususnya saat momentum Iduladha ketika distribusi daging kepada masyarakat meningkat signifikan.

"Pemeriksaan ini merupakan standardisasi pelayanan yang rutin dilakukan setiap tahun. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada warga benar-benar aman dan layak dikonsumsi," jelas Nurliati.

Pengawasan belum dihentikan karena masih terdapat sejumlah wilayah yang melaksanakan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah. Meski jumlah hewan yang dipotong tidak sebanyak hari sebelumnya, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan oleh petugas.

"Hari ini masih ada beberapa wilayah yang melakukan pemotongan hewan kurban. Meski jumlahnya tidak banyak, namun tetap kami awasi," kata Nurliati.

Baca Juga: AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Daging Kurban di Jakarta

Pada pemeriksaan sebelumnya, petugas telah mengecek kesehatan 10 ekor sapi dan 19 kambing. Selain itu, masih ada tambahan hewan kurban yang dijadwalkan diperiksa.

"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 ekor sapi dan 19 kambing. Hari ini juga direncanakan ada tambahan satu ekor sapi dari donatur," ujarnya.

Nurliati menilai pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga erlihat saat proses distribusi daging kurban di sejumlah pulau permukiman.

"Warga sangat senang dan antusias menerima daging kurban tahun ini. Semoga momentum Iduladha dapat terus terjaga dan semakin memperkuat kebersamaan antarwarga," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.