19 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi Dimusnahkan di Kepulauan Seribu

AKURAT.CO Sebanyak 19 kilogram organ hewan kurban di Kabupaten Kepulauan Seribu dimusnahkan, setelah dinyatakan tidak layak konsumsi berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan hewan.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Nurliati, menjelaskan, pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketat yang digelar di 10 lokasi pemotongan hewan kurban.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan.
"Total hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 83 ekor sapi, 43 kambing, dan 48 ekor domba," ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Nurliati mengatakan, secara umum kondisi hewan kurban yang diperiksa dalam keadaan baik dan memenuhi syarat kesehatan. Namun, petugas masih menemukan sejumlah organ tubuh yang terindikasi mengandung cacing sehingga harus dimusnahkan.
Baca Juga: 15 Resep Olahan Daging Kurban Praktis, Empuk dan Mudah Dibuat di Rumah
"Secara umum hasil pemeriksaan hewan kurban cukup baik, meskipun masih ditemukan cacing pada beberapa organ," ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan prosedur rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk menjamin keamanan pangan asal hewan. Khususnya saat momentum Iduladha ketika distribusi daging kepada masyarakat meningkat signifikan.
"Pemeriksaan ini merupakan standardisasi pelayanan yang rutin dilakukan setiap tahun. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada warga benar-benar aman dan layak dikonsumsi," jelas Nurliati.
Pengawasan belum dihentikan karena masih terdapat sejumlah wilayah yang melaksanakan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah. Meski jumlah hewan yang dipotong tidak sebanyak hari sebelumnya, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan oleh petugas.
"Hari ini masih ada beberapa wilayah yang melakukan pemotongan hewan kurban. Meski jumlahnya tidak banyak, namun tetap kami awasi," kata Nurliati.
Baca Juga: AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Daging Kurban di Jakarta
Pada pemeriksaan sebelumnya, petugas telah mengecek kesehatan 10 ekor sapi dan 19 kambing. Selain itu, masih ada tambahan hewan kurban yang dijadwalkan diperiksa.
"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 ekor sapi dan 19 kambing. Hari ini juga direncanakan ada tambahan satu ekor sapi dari donatur," ujarnya.
Nurliati menilai pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga erlihat saat proses distribusi daging kurban di sejumlah pulau permukiman.
"Warga sangat senang dan antusias menerima daging kurban tahun ini. Semoga momentum Iduladha dapat terus terjaga dan semakin memperkuat kebersamaan antarwarga," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



