Akurat Logo

Satu Dekade Pimpin DPRD DKI, Ini Wejangan Om Pras Jelang 500 Tahun Jakarta

Okto Rizki Alpino | 12 Juni 2026, 07:17 WIB
Satu Dekade Pimpin DPRD DKI, Ini Wejangan Om Pras Jelang 500 Tahun Jakarta
Mantan Ketua DPRD Jakarta dua periode, Prasetio Edi Marsudi. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Mantan Ketua DPRD Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, memberikan berbagai masukan untuk Ketua DPRD Jakarta yang baru, Suhud Alyudin, menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta.

Dia berharap, Suhud mampu menjaga marwah lembaga legislatif serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, selama memimpin DPRD hingga akhir masa jabatan 2024–2029.

Om Pras sapaan akrabnya, menilai Suhud memiliki karakter kepemimpinan yang terbuka, kooperatif, dan tidak segan meminta masukan terkait berbagai persoalan Jakarta maupun tugas-tugas sebagai pimpinan DPRD.

Baca Juga: Jakarta Padamkan Lampu 1 Jam pada 13 Juni: Lakukan 5 Langkah Ini Agar Elektronik Rumah Tak Rusak!

"Pak Suhud ini orangnya kooperatif. Banyak bertanya, sering telepon saya. Saya selalu bilang kepada beliau, sebagai Ketua DPRD dan pimpinan lembaga di Jakarta harus berhati-hati dalam menyikapi setiap kebijakan yang ada," kata Om Pras kepada wartawan, dikutip Jumat (12/6/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan, sejak sebelum dilantik menjadi Ketua DPRD Jakarta, Suhud kerap berdiskusi dengannya untuk meminta pandangan dan pengalaman dalam memimpin lembaga legislatif Jakarta.

Menurut Prasetyo, salah satu kunci keberhasilan pemerintahan daerah adalah terjalinnya hubungan yang baik antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Terutama dalam proses penyusunan dan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berbekal pengalaman memimpin DPRD selama satu dekade, dia mengaku sering berbagi pandangan kepada Suhud mengenai pentingnya membangun kolaborasi antarlembaga, demi menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

"Saya sampaikan kepada beliau, setiap pembahasan anggaran, baik APBD murni maupun perubahan, harus dibangun kolaborasi yang baik dengan TAPD. Itu penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Selain menyoroti pentingnya sinergi dengan eksekutif, Prasetyo juga mengingatkan Suhud agar menjaga kehormatan dan kewibawaan DPRD sebagai lembaga representasi rakyat.

Baca Juga: Jelang 500 Tahun Usia Jakarta, Prasetyo Edi Soroti Kondisi SDM, Transportasi hingga Lingkungan

"Pimpinan dewan itu sangat dihormati. Marwah lembaga harus dijaga baik-baik. Jangan sampai ada hal-hal yang bisa mencederai kepercayaan publik terhadap DPRD," ujarnya.

Selain itu, tantangan seorang Ketua DPRD tidak hanya berasal dari luar lembaga, tetapi juga dari dinamika internal politik dan fraksi yang harus dikelola secara bijak.

Meski demikian, Prasetyo optimistis Suhud mampu menjalankan amanah tersebut. Dia mengapresiasi sikap rendah hati Suhud, yang dinilai terus membuka ruang dialog dan belajar dari para senior yang pernah memimpin DPRD Jakarta.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.