Tumpukan Sampah Tutupi Jalan di Cakung, Akses Warga Terganggu

AKURAT.CO Tumpukan sampah menutupi sebagian ruas Jalan Gang Swadaya Albo, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, hingga mengganggu aktivitas dan akses lalu lintas warga.
Tumpukan sampah yang memenuhi badan jalan itu membuat kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintas, sementara sepeda motor hanya bisa melewati ruas jalan yang tersisa.
Kondisi tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun TikTok @Info_pulogebang pada Selasa (30/6/2026). Rekaman itu memperlihatkan tumpukan sampah yang didominasi limbah plastik menggunung di sisi jalan hingga memakan sebagian besar badan jalan.
Baca Juga: Pramono Ancam Cabut KJP hingga KJMU Bagi Warga yang Buang Sampah ke Sungai
Penyempitan akses membuat mobil tidak dapat melintas dan berpotensi menghambat mobilitas warga maupun kendaraan pelayanan darurat.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab menumpuknya sampah maupun sejak kapan kondisi tersebut terjadi. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta juga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun langkah penanganan di lokasi.
Persoalan ini menjadi sorotan karena bertolak belakang dengan upaya Pemerintah Provinsi Jakarta dalam memperkuat pengelolaan sampah perkotaan.
Baca Juga: HUT Ke-499 Jakarta, Pramono Anung Perkuat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sistem pengelolaan sampah di Jakarta menjadi lebih optimal dalam beberapa tahun ke depan melalui peningkatan layanan dan pengelolaan yang lebih terintegrasi.
Warga berharap pemerintah segera mengangkut tumpukan sampah tersebut agar akses jalan kembali normal. "Tolong segera dibersihkan ini kenapa jadi begini banyak sampah," tulis warganet dalam kolom komentar video yang diunggah akun TikTok @Info_pulogebang.
Selain menghambat lalu lintas, sampah yang dibiarkan menumpuk dikhawatirkan memicu pencemaran lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








