Akurat Logo

Tumpukan Sampah Tutupi Jalan di Cakung, Akses Warga Terganggu

Okto Rizki Alpino | 1 Juli 2026, 18:10 WIB
Tumpukan Sampah Tutupi Jalan di Cakung, Akses Warga Terganggu
Tumpukan sampah menutupi sebagian ruas Jalan Gang Swadaya Albo, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Tumpukan sampah menutupi sebagian ruas Jalan Gang Swadaya Albo, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, hingga mengganggu aktivitas dan akses lalu lintas warga.

Tumpukan sampah yang memenuhi badan jalan itu membuat kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintas, sementara sepeda motor hanya bisa melewati ruas jalan yang tersisa.

Kondisi tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun TikTok @Info_pulogebang pada Selasa (30/6/2026). Rekaman itu memperlihatkan tumpukan sampah yang didominasi limbah plastik menggunung di sisi jalan hingga memakan sebagian besar badan jalan.

Baca Juga: Pramono Ancam Cabut KJP hingga KJMU Bagi Warga yang Buang Sampah ke Sungai

Penyempitan akses membuat mobil tidak dapat melintas dan berpotensi menghambat mobilitas warga maupun kendaraan pelayanan darurat.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab menumpuknya sampah maupun sejak kapan kondisi tersebut terjadi. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta juga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun langkah penanganan di lokasi.

Persoalan ini menjadi sorotan karena bertolak belakang dengan upaya Pemerintah Provinsi Jakarta dalam memperkuat pengelolaan sampah perkotaan.

Baca Juga: HUT Ke-499 Jakarta, Pramono Anung Perkuat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sistem pengelolaan sampah di Jakarta menjadi lebih optimal dalam beberapa tahun ke depan melalui peningkatan layanan dan pengelolaan yang lebih terintegrasi.

Warga berharap pemerintah segera mengangkut tumpukan sampah tersebut agar akses jalan kembali normal. "Tolong segera dibersihkan ini kenapa jadi begini banyak sampah," tulis warganet dalam kolom komentar video yang diunggah akun TikTok @Info_pulogebang.

Selain menghambat lalu lintas, sampah yang dibiarkan menumpuk dikhawatirkan memicu pencemaran lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.